Cyrus Network: Kepercayaan Publik terhadap Institusi Polri Meningkat

indopos.co.id – Survei Nasional Cyrus Network menyebutkan kepercayaan publik terhasap institusi Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mulai meningkat. Polri muncul dengan persepsi publik dengan cukup mengesankan. Untuk pertama kalinya sepanjang survei yang pernah dilakukan Cyrus Network, penilaian terhadap kepolisian lebih baik daripada penilaian publik terhadap KPK.

“Polri hari ini dianggap makin kuat (71 persen), makin solid (68 persen), dan makin bisa dipercaya (62 persen). Persepsi ini berada di urutan ketiga,” kata Chief Executive Officer (CEO) Cyrus Network Eko Dafid Afianto dalam pemaparan hasil survei nasional dengan tema isu-isu politik dan pemerintahan terkini dalam persepsi publik di Jakarta, Jumat (13/3/2020).

Persepsi masyarakat juga menilai Polri berhasil mengkomunikasikan wajah institusi yang humanis ketika bersentuhan dengan masyarakat.

“Meskipun pernah beberapa kali mendapatkan persepsi negatif, terutama dalan soal penanganan unjuk rasa ketika menolak Revisi UU (Undang-Undang) KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) dan RUU (Rancangan Undang-Undang) KUHP (Kitab Undang-Undang Hukum Pidanan), namun Polri secara umum mampu memperbaiki persepsi mereka di mata publik,” kata Eko.

“Kita mendapatkan wajah kepolisian hari ini didominasi oleh persepsi tentang polisi-polisi humanis yang setiap hati bersentuhan dengan masyarakat. Dan ini berhasil mengubah persepsi masyarakat terhadap kepolisian,” kata Eko.

Sementara itu, TNI (Tentara Nasional Indonesia) dan Lembaga Kepresidenan menjadi lembaga/instutusi yang paling dianggap kuat, solid dan bisa dipercaya.

Cyrus Network mengadakan survei nasional dengan 1230 responden pada tanggal 24-30 Januari 2020. Survei ini menguji beberapa isu paling aktual soal politik dan pemerintahan. Tingkat kepercayan survei sebesar 95 persen dan margin of error sebesar +/- 2,85 persen.

Responden tersebar di 123 kelurahan/desa di 34 provinsi di Indonesia. Jumlah responden di tiap provinsi proporsional sesuai dengan besarnya jumlah penduduk di masing-masing provinsi. (mdo)

Komentar

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.