Dampak Virus Corona, Bahan Baku Perusahaan asal Tiongkok Menipis di Bekasi

indopos.co.id – Dampak wabah virus corona (Covid-19) di Indonesia, sejumlah perusahaan di Kabupaten Bekasi mulai kalang kabut. Pasalnya, stok bahan baku produksi kian menipis. Bahkan, kebutuhan itu diperkirakan hanya bisa sampai akhir Maret 2020.

“Perkiraan saya akhir Maret ini perusahaan mulai bingung dengan kebutuhan bahan baku,” kata Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kabupaten Bekasi Sutomo, Kamis (26/3/2020).

Baca Juga :

Sutomo menambahkan, sejak wabah corona menjadi pandemi tentu berpengaruh kepada perusahaan-perusahaan di Kabupaten Bekasi. Apalagi, banyak perusahaan yang masih mengandalkan bahan baku dari Tiongkok. “Bahan baku kebanyakan dari Tiongkok, sekarang ‘kan aksesnya ditutup,” jelasnya.

Sekarang ini, kata dia, banyak perusahaan asal Tiongkok yang sedang berusaha beralih ke produk Jepang. Namun, pengalihan ini tentu membutuhkan waktu lama. “Kalau masih begini terus pasti tutup perusahaan,” ujarnya.

Maka dari itu, dia beranggapan, pihak perusahaan dengan sendirinya akan menutup operasional tanpa harus diintruksikan pemerintah. Sebab, mereka bekerja berdasarkan bahan baku produksi. “Kalau sudah tidak ada lagi bahan bakunya, mau kerja apa,” jelasnya.

Sebelumnya, sebagian karyawan yang bekerja di Kawasan Industri Kabupaten Bekasi hingga sekarang belum menerapkan work from home alias bekerja di rumah. Sebab, pemerintah daerah belum memberikan surat edaran. (dny)

 

Baca Juga :

Pink Sembuh dari Covid-19


loading...

Komentar

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.