Herman Deru Resmikan Rumah Sehat Jakabaring

Putus Mata Rantai Penyebaran Covid-19

indopos.co.id – Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru meresmikan langsung ODP (Orang Dalam Pengawasan) Center atau Rumah Sehat Covid-19 yang berlokasi di Wisma Atlet Komplek Jakabaring Sport City Palembang, Senin (30/3/2020).

Peresmian tersebut dengan cepat dilakukan setelah Herman Deru memastikan persiapan yang dilakukan telah matang baik dari segi tempat, tenaga medis hingga fasilitas yang dibutuhkan.

Baca Juga :

“Hari ini rumah sehat Covid-19 ini resmi beroperasi. Fasilitas, tenaga medis dan lainnya sudah lengkap sehingga langsung bisa digunakan,” kata Herman Deru.

Berdasarkan catatan pihaknya, tutur Herman Deru, jumlah ODP di Sumsel saat ini sebanyak 848 orang. Sebanyak 168 orang sudah menjalani karantina dan dinyatakan sehat, sementara 680 orang masih menjalani proses karantina.

Baca Juga :

“Untuk PDP 34 orang. 9 orang sudah selesai menjalani pengawasan dan 25 orang masih proses,” bebernya.

Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru (kanan), usai meresmikan langsung ODP (Orang Dalam Pengawasan) Center atau Rumah Sehat Covid-19 yang berlokasi di Wisma Atlet Komplek Jakabaring Sport City Palembang, Senin (30/3/2020).
Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru (kanan), usai meresmikan langsung ODP (Orang Dalam Pengawasan) Center atau Rumah Sehat Covid-19 yang berlokasi di Wisma Atlet Komplek Jakabaring Sport City Palembang, Senin (30/3/2020).

Dia berharap, keberadaan rumah sehat tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat dalam upaya pencegahan dan memutus mata rantai penyebaran wabah Covid-19 di Sumsel.

“Masyarakat yang merasa melakukan pernah melakukan perjalanan dari luar provinsi maupun daerah yang terpapar Covid-19 bisa datang kesini untuk menjalani pemeriksaan oleh tim medis yang telah disiagakan,” terangnya.

Sebelum menjalani masa karantina di wisma atlet, ODP yang datang akan menjalani pemeriksaan di Poliklinik Kesehatan Covid-19 yang berada tak jauh dari wisma atlet yang merupakan tempat karantina.

Di poliklinik tersebut, tim medis akan menentukan apakah ODP tersebut akan dilakukan isolasi di rumah sehat atau dianjurkan melakukan isolasi mandiri di kediaman masing-masing.

“Ini ada kriterianya, tidak semua ODP di isolasi disini. Mereka (ODP) juga bisa disarankan isolasi mandiri di rumah masing-masing namun tetap dipantau oleh tim medis. Diharapkan Rumah Sehat ini dapat memustus rantai penyebaran Covid-19,” tuturnya.

Dalam upaya ini, lanjutnya, tentu harus didorong juga dengan kesadaran masyarakat. “Dalam hal ini harus ada juga kesadaran masyarakat. Apalagi mereka yang pernah ke daerah terpapar atau berinteraksi langsung dengan PDP maupun pasien positif,” imbuhnya. (srv)


loading...

Komentar

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.