Lawan Covid-19, Konsorsium Serahkan Hasil Penelitian pada BNPB

indopos.co.id – Konsorsium riset dan inovasi untuk mencegah, mendeteksi, dan merespon secara cepat penyakit virus corona (Covid-19), turut berkontribusi membantu penanggulangan Covid-19. Yakni dengan mengembangkan dan menyerahkan hasil-hasil inovasi dari Konsorsium kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Konsorsium Covid-19, dibentuk oleh Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional (Kemenristek/BRIN). Inovasi yang saat ini sudah dapat diserahkan mencakup gel hand sanitizer dan mobile hand washer.

Baca Juga :

Kota Bekasi Godok Mekanisme New Normal

Inovasi lainnya saat ini sedang dikembangkan agar dapat segera dimanfaatkan untuk penanganan Covid-19. “Kemenristek/BRIN terus mengerjakan riset dan inovasi untuk menanggulangi Covid-19. Di sini saya menekankan pentingnya riset yang dapat langsung digunakan masyarakat dalam waktu dekat,” ungkap Menristek/Kepala BRIN Bambang P.S. Brodjonegoro, dalam keterangan persnya, Selasa (7/4/2020).

Adapun Hasil-hasil riset dan inovasi dari Konsorsium Covid-19 diserahkan kepada Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 sekaligus Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo. Untuk didistribusikan kepada masyarakat, rumah sakit, dan tenaga medis yang membutuhkan.

Baca Juga :

Konsorsium Covid-19 yang dikoordinasi oleh Kemenristek/BRIN dalam kesempatan ini menyerahkan sepuluh unit mobile hand washer atau tempat cuci tangan yang mudah dipasang dari bahan yang mudah didapatkan masyarakat.

Mobile hand washer yang dikembangkan oleh BPPT ini berbahan tangki toren berkapasitas 300 liter, besi siku, pipa, selang, keran, wastafel, sabun, tempat tisu dan tempat sampah.

Baca Juga :

“Masyarakat juga dapat membuat unit mobile hand washer ini sehingga mereka dapatsecara rutin mencuci tangan di tempat padat penduduk,” ujarnya.

Selanjutnya, pada kesempatan yang sama juga turut memberikan 4 ribu botol gel hand sanitizer berukuran 250 ml, hasil inovasi dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) yang dibuat sesuai standar World Health Organization (WHO).

Hand sanitizer ini mengandung _rheology modifier_ sehingga berbentuk gel yang dapat dioleskan secara lebih merata pada seluruh tangan dan mengandung humektan yang melembabkan kulit. Sehingga tidak membuat kulit kering selama digunakan.

Adapun, Konsorsium COVID-19 yang diketuai oleh Plt. Staf Ahli Bidang Infrastruktur Ali Ghufron Mukti ini terdiri dari lembaga pemerintah non kementerian (LPNK) di lingkungan Kemenristek/BRIN. Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Kesehatan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Perguruan Tinggi, Diaspora.

Ikatan Dokter Indonesia, rumah sakit dan industri yang diarahkan untuk menciptakan inovasi untuk membantu mencegah, mendeteksi, dan merespon Covid-19 dengan dukungan anggaran dari Kemenristek/BRIN.

“Selain mengembangkan alat deteksi dan alat yang siap dipakai dalam waktu dekat, berbagai lembaga penelitian dan inovasi di bawah Kemenristek/BRIN juga bersinergi untuk membantu penanggulanan pandemi Covid-19 dengan berbagai cara. Mulai dari
pelatihan hingga menyediakan broadcast himbauan masyarakat melalui satelit,” pungkasnya. (dai)


loading...

Komentar

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.