Dampak Wabah Virus Corona, 4.295 Pekerja di Makassar Sulsel Dirumahkan

indopos.co.id – Sebanyak 4.295 pekerja di Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), dirumahkan akibat wabah virus corona jenis baru penyebab COVID-19. Dinas Ketenagakerjaan Makassar menyebut, wabah utamanya berdampak pada pekerja perhotelan, pariwisata, restoran, kafe, perusahaan pembiayaan, dan pekerja harian.

“Ada 4.295 orang pekerja terkena dampak dari total 73 perusahaan yang sudah melapor. Mereka bukan di-PHK, tapi dirumahkan saja,” kata Andi Irwan Bangsawan, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Makassar di Makassar, Sulsel, Rabu (8/4/2020).

Baca Juga :

Paling besar dampaknya, kutip Irwan, pada pekerja pada jasa perhotelan dan restoran. “Kami sudah membicarakan masalah ini dengan pihak manajemen mereka untuk bagaimana nantinya soal upah,” kata Irwan.

Pemerintah Kota, menurut dia, masih membahas kebijakan pengupahan bagi pekerja yang dirumahkan selama masa wabah dengan perwakilan perusahaan.

Baca Juga :

“Kita masih membicarakan itu dengan manajemen hotel dan restoran, bagaimana mekanisme pengajian mereka. Selain itu, ada manajemen perusahaan memberlakukan sistem sif atau jadwal, bergantian masuk,” katanya.

Irwan menambahkan, sampai sekarang masih banyak perusahaan yang belum menyampaikan laporan mengenai perumahan pekerja selama wabah.

Baca Juga :

Dia menjelaskan pula bahwa sampai sekarang Dinas Ketenagakerjaan belum menerima laporan soal pemutusan hubungan kerja (PHK) selama masa tanggap darurat wabah corona.

“Sampai sekarang belum ada laporan PHK, saya belum juga dapat informasi. Untuk itu kami membuka layanan pengaduan di kantor, termasuk membuka layanan hotline,” katanya.

Kalau menemukan ada perusahaan yang melakukan PHK tanpa memberikan pesangon selama masa wabah, ia mengatakan, pemerintah daerah akan melakukan tindak lanjut mengacu pada Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.

Mengenai pemberian bantuan kepada pekerja yang terdampak wabah, Irwan mengatakan bahwa Dinas Ketenagakerjaan berkoordinasi dengan Dinas Sosial. “Kita terus berkoordinasi dengan Dinsos soal pembagian bantuan pangan sesuai dengan klasternya,” kata dia.

Secara terpisah, Kepala Dinas Sosial Kota Makassar Mukhtar Tahir mengatakan bahwa pemerintah kota sudah menyiapkan 60.000 paket bantuan pangan pokok kepada warga yang terdampak wabah.

“Kita ancang-ancang 60.000 paket dan hari ini mulai disalurkan melalui tim di tingkat kelurahan. Tidak ada yang berkumpul dan akan dibagikan tim ke rumah masing-masing,” katanya. (ant)

 

 

1 Komentar
  1. ferryn tania berkata

    semoga saja virus ini cepat hilang…. agar pada pekerja bisa kembali bekerja dan menghasilkan uang untuk keluarga mereka #bonusqq

Komentar

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.