Karyawan BPJAMSOSTEK Jakarta Pluit Berbagi Dua Ton Beras

indopos.co.id – Karyawan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) Jakarta Pluit menggelar employee volunteering dengan menyumbangkan dua ton beras. Bantuan beras diserahkan ke Posko Gugus Tugas Perecepatan Penangangan Covid-19 Kecamatan Penjaringan, di Kantor Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, Rabu (22/4/2020).

Bantuan diserahkan oleh Kelapa Kantor Cabang (Kakacab) BPJAMSOSTEK Jakarta Pluit Husaini kepada Camat Penjaringan Depika Romadi. ”Donasi ini merupakan bentuk rasa empati karyawan BPJAMSOSTEK Jakarta Pluit. Sumber dana berasal dari swadaya karyawan. Alhamdulillah kita bisa mengumpulkan sebanyak dua ton beras yang kita beli dari Bulog. Seluruh karyawan mau berbagi sekalian untuk menyambut Bulan Suci Ramadan,” ungkap Kakacab BPJAMSOSTEK Jakarta Pluit Husaini.

Baca Juga :

Mute Efektif

Menurutnya, bantuan beras disalurkan melalui Gugus Tugas Perecepatan Penangangan Covid-19 Kecamatan Penjaringan dengan harapan bisa disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Husaini mengatakan, perekonomian saat ini sebagian besar terhenti walau tidak seratus persen. Pasti banyak masyarakat yang membutuhkan bahan pangan untuk kehidupan sehari-hari.

”Kami berharap pihak kecamatan bisa segera menyalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Mudah-mudahan bantuan ini menjadi suatu berkah bagi semua,” pungkasnya.

Sementara itu Camat Penjaringan Depika Romadi, mengatakan bantuan beras dua ton dari Kantor Cabang BPJAMSOSTEK Jakarat Pluit adalah amanat. ”Nanti kami harus sebarkan ke masyarakat yang membutuhkan di wilayah Kecematan Penjaringan,” ujarnya.

Menurutnya, bantuan beras tersebut tentu akan mengurangi beban masyarakat pada saat pemberlakuan pembatasan sosial bersekala besar (PSBB). Depika menyebut dampak dari wabah Covid-19 ini melanda segala lapisan masyarakat mulai dari kelas bawah sampai ke kelas atas. ”Mudah-mudahan bantuan ini bisa menjadi berkah bagi masyarakat maupun bagi karyawan BPJAMSOSTEK Cabang Pluit yang berjiwa besar membantu masyarakat Penjaringan,” paparnya.

Pihaknya akan segera berkoordinasi dengan kelurahan-kelurahan dan RW-RW di Penjaringan untuk menentukan penerima bantuan beras. Menurutnya, bantuan tersebut akan diprioritaskan kepada warga yang belum sempat mendapat bantuan dari pemerintah. Di lain sisi, Depika menyarankan kepada donator lain yang akan memberikan bantuan sembako bisa langsung kepada posko gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 tingkat RW.

”Kita tidak menentukan harus lewat satu pintu. Tapi kalau bisa agar secepat mungkin bantuan mencapai masyarakat yang membutuhkan,” cetusnya.(dni/mdo)

Komentar

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.