Energi di Tengah Kondisi Darurat Covid-19

indopos.co.id – Indonesia sebagai negara besar sedang dirundung duka mendalam di tengah wabah corona (Covid-19) yang telah melalap sendi-sendi perekonomian dan kehidupan.  Untuk itu, masyarakat Indonesia harus survive dalam melawan wabah covid-19 agar dapat melewatinya. Di tengah kondisi perlawanan ini, tentu tidak melupakan kebutuhan penunjang dalam menghadapi itu semua. Salah satunya adalah sektor energi, di mana sektor ini masuk dalam delapan sektor yang tidak ditutup di tengah kondisi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta dan beberapa kota besar lainnya.
Sektor energi menjadi salah satu tumpuan di tengah kondisi bencana wabah Covid-19 yang   kini tengah menciptakan carut marut, hingga bidang ekonomi. Sektor energi, menjadi salah satu industri yang terus berjalan, di saat sektor-sektor bisnis lain harus berhenti berkegiatan secara terbuka. Yakni dengan mematuhi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diterapkan pemerintah.
Direktur Jasa Tirta Energi (JTE) Dr. Etty Susilowati menjelaskan, protokol penanganan penyebaran Covid-19 yang telah ditetapkan oleh pemerintah, salah satunya adalah penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ini harus diimbangi dengan kebijakan pemerintah dalam bentuk dukungan kepada masyarakat agar dapat tetap melaksanakan aktivitas dan menjalani kehidupan di lingkungan rumah. Antara lain dukungan terhadap pemenuhan pangan, energi, telekomunikasi, fasilitas kesehatan dan pendidikan.
“Hampir seluruh kegiatan manusia saat ini tidak terlepas dari energi, baik secara langsung maupun dalam bentuk hasil dari konversi energi, sehingga sektor energi perlu menjadi prioritas bagi pemerintah untuk menjaga, mengelola dengan baik dan meningkatkannya,” jelasnya melalui pesan daring.
Lebih jauh, dia menjelaskan dari sisi hulu, pihaknya melihat bahwa industri sangat tergantung dengan pasokan energi untuk mendukung kegiatan produksi dan aktifitas industri. Di sisi hilir, seluruh pemanfaat/konsumen dapat merasakan hasil dari proses di hulu dengan baik berkat dukungan energi yang baik dan stabil. Tanpa adanya jaminan pasokan energi yang baik.
“Proses dan aktifitas industri akan terhambat, pasokan ke konsumen tertunda bahkan tidak ada sama sekali. Hal tersebut membuat masyarakat resah dan berimbas pada kondisi keamanan yg tidak baik,” ungkapnya.
“Sektor apa yang saat ini sangat dibutuhkan, Sektor pertanian dan industri, sektor Energi, sektor Telekomunikasi dan sektor Transportasi,” tambahnya.
Dirinya mengatakan, bagaimana peran perusahaannya dalam ikut memberikan pasokan energi tentunya dengan mengoptimalkan kinerja dengan mengelola pembangkit listrik yang dikelolanya.
“Tentunya dengan mengoptimalkan kinerja dan keandalan Pembangkit Listrik yang kita kelola untuk membantu pemenuhan kebutuhan energi kepada masyarakat. Mengembangkan potensi energi secara berkesinambungan untuk mendukung ketahanan energi di Indonesia,” katanya.
Secara umum, masih kata wanita yang akrab dipanggil Bunda Etty ini, seluruh wilayah di tanah air sangat membutuhkan energi, agar penyebaran Pandemi Covid-19 tidak menyebar.
“Ada beberapa hal menurut hemat kami langkah yang perlu diambil oleh pemerintah, antara lain, Kebijakan penerapan PSBB diimbangi dengan dukungan pemerintah dalam pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. Kebijakan pemerintah dalam penyediaan barang dan pasokan energi yang stabil dan merata dan Jaminan keamanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Untuk itu, dirinya berharap bencana ini segera berlalu agar kehidupan masyarakat kembali normal. Kebijakan pemerintah di sektor energi amat berarti untuk berjalannya roda karya di sektor ini.
“Kami berharap agar mendapatkan kemudahan dalam hal proses pengembangan energi baru terbarukan. Kemudahan dalam proses perizinan untuk pengembangan energi baru terbarukan juga tak boleh disepelekan,” katanya.
Mendapat kuota energi dari PT PLN untuk dapat merealisasikan pengembangan energi baru terbarukan di seluruh wilayah Indonesia dan memperoleh harga beli energi baru terbarukan yang baik, juga menjadi harapan Bunda Etty bersama para karyaaannya dalam ikut membangun bangsa dan negara ini melalui energi di tengah kondisi bencana Covid-19 dan selanjutnya. (mdo)

Komentar

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.