DPR Puji Langkah Kapolri soal Perintah Cari Warga yang Belum Terima Bansos

indopos.co.id – Anggota Komisi III DPR RI Arteria Dahlan memuji Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Idham Azis dengan menginstuksikan seluruh Kepolisian Resor (Polres) mendata warga yang belum menerima bantuan sosial (bansos) dan menyiapkan 10 ton beras. Menurutnya, hal itu merupakan langkah cerdas, inovatif sekaligus upaya antisipatif.

“Saya ucapkan apresiasi atas respon cepat dan kepekaan serta senditivitas Polri melalui Instruksi Kapolri Jenderal Idham Azis ke 500 Polres untuk menyiapkan 10 ton beras dan bahan pokok lainnya untuk dibagikan kepada warga terdampak Covid-19 yang belum terdata. Ini langkah cerdas dan kegiatan inovatif serta upaya antisipatif,” kata Arteria dalam keterangannya, Senin (27/4/2020).

Apa yang dilakukan oleh Kapolri, kata Arteria, untuk menjamin setiap warga yang terdampak Covid-19 mendapat bantuan, juga dalam rangka menghindari kegagalan program jaring pengaman sosial yang ditetapkan pemerintah.

“Polri sudah one step a head di dalam mengantisipasi kemungkinan adanya warga masyarakat yang terdampak secara sosial akibat pandemik Covid-19, namun luput dari pencermatan Pemerintah Pusat maupun Daerah,” puji Arteria.

Baca Juga :

Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini mengatakan, kemungkinan luput pendataan bisa saja terjadi, pasalnya,
karena data keluarga penerima manfaat dari
Program Keluarga Harapan (PKH) hanya berbasis KTP (Kartu Tanda Penduduk) dan Kartu Keluarga, sedangkan banyak sekali masyarakat miskin yang tidak ber KTP di wilayah setempat.

Belum, sambung Arteria jika bicara mengenai adanya peningkatan penduduk miskin pascapandemi Covid-19 yang pastinya belum tercover dalam data Kementerian Sosial.

“Jadi instruksi Kapolri yang memerintahkan Jajaran polres seluruh Indonesia untuk mendata warga yang belum terdata mendapatkan bantuan sosial dari Pemerintah sangat tepat,” ujarnya.

Dengan menganggarkan dana Kontijensi dari Mabes Polri untuk menyediakan 10 ton beras dan sembako lainnya di 500 Polres, membuktikan Polri adalah polisi pejuang, polisi rakyat yang selalu mengedepankan Salus Populi Suprema Lex Esto, keselamatan rakyat merupakan hukum tertinggi.

“Walau demikian saya meminta kepada seluruh jajaran Polri untuk dapat memastikan dan menjamin kelancaran distribusi logistik dan bantuan sosial yang humanis dan berkeadilan sosial,” pungkas Arteria.(mdo)

Komentar

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.