Kawal Realokasi Dana Covid-19, Pemkab Muba Teken MoU dengan Polri dan Kejaksaan

indopos.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Banyuasin (Muba), menandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) dan Kepolisian Resor (Polres), tentang pengawalan anggaran Rp500 miliar untuk percepatan penanganan Covid-19 dan upaya lanjutan baik kesehatan maupun ekonomi.

Bupati Dodi Reza Alex mengatakan, kerja sama ini didukung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Muba. Adapun tujuan kerjasama ini memastikan penggunaan anggaran Covid-19 berjalan sesuai mekanisme dan peruntukannya.

Baca Juga :

“Saya ingin semuanya berjalan baik. Mulai perencanaan sampai pertanggung jawaban penggunaan anggaran Covid-19. Harus sesuai mekanisme dan regulasi yang berlaku. Penerima manfaat harus terang dan bisa dipertanggungjawabkan. Semua personel gugus tugas percepatan penanganan Covid 19 di Musi Banyuasin harus memegang prinsip sama,” ujarnya, dalam keterangannya, Rabu (29/4/2020).

Dalam realokasi anggaran tercantum untuk Jaring Pengaman Sosial. Bentuknya e-warung di 173 titik bagi 37.608 berdasarkan data Kelompok Penerimaan Manfaat (KPM).

Baca Juga :

JK: Pandemi COVID-19 Baru Bisa Selesai 2020

KPM akan menerima bantuan Rp600 ribu. Rinciannya, bantuan dari Kementrian Sosial (Kemensos) sebesar Rp200 ribu ditambah bantuan tunai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemkab Muba sebesar Rp400 ribu.

Ada juga bentuk bantuan tunai Kementerian Sosial Rp600 ribu selama 3 bulan untuk 8.275 KK. Dilanjukan bantuan dari Dana Desa Rp600 ribu selama 3 bulan untuk 40.266 KPM, Bansos cadangan APBD untuk 15.000 KPM. Jika ditotal calon penerima manfaat Covid-19 di Muba mencapai 101.149 Kepala Keluarga (KK).

Baca Juga :

Lebih lanjut Dodi Reza mengatakan, bertepatan bulan suci Ramadan, dana Covid-19 hasil refocusing APBD dipergunakan untuk meringankan beban warga Muba yang terdampak akibat Covid-19.

Yakni mengratiskan pembayaran PDAM (Perusahaan Daerah Air Minum) selama 3 bulan terhitung mulai Mei, Juni dan Juli. Tercatat sebanyak 32.611 pelanggan menikmati anggaran ini. Dodi juga memastikan realokasi anggaran untuk mengratiskan biaya listrik PT MEP selama 3 bulan. Ada 45.931 pelanggan daya 900 VA yang menikmati layanan ini.

Penggunaan realokasi anggaran juga termasuk biaya tidak terduga, ketahanan pangan (beli beras rakyat), ADD APBD (padat karya) dan asuransi kematian penduduk.

“Alhamdulillah, hari ini kita telah melakukan MoU dengan Polri dan Kejaksaan. Kedua aparat penegak hukum mengawal dan memberikan supervisi penggunaan anggaran. Kita juga sudah sesuai aturan yang ada,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala BPKAD Muba Mirwan menerangkan anggaran yang sudah disiapkan dari hasil realokasi dan refocusing anggaran melalui mekanisme perubahan Peraturan Kepala Daerah tentang Penjabaran APBD sebesar Rp137.559.142.432,00,- (Seratus Tiga Puluh Tujuh Milar Lima Ratus Lima Puluh Sembilan Juta Seratus Empat Puluh Dua Ribu Empat Ratus Tiga Puluh Dua Rupiah).

Sumbernya, tambah Mirwan, dari APBD sebesar Rp81.228.460.052,00,- dan Dana Desa Rp56.330.682.380,-.

“Penggunaannya untuk pengadaan sarana prasarana, obat-obatan dalam rangka pencegahan penanggulangan Covid-19 dan jasa medis serta jaringan pengaman sosial dalam bentuk sembako dan bantuan tunai kepada masyarakat yang terdampak,” katanya.

Ada lagi dana penyesuaian APBD 2020 sebesar Rp165.728.582.832,00,- (Seratus Enam Puluh Lima Miliar Tujuh Ratus Dua Puluh Delapan Juta Lima Ratus Delapan Puluh Dua Ribu Delapan Ratus Tiga Puluh Dua Rupiah). Dengan sumber dana dari APBD sebesar Rp95.588.582.832,00,- dan Alokasi Dana Desa Rp56.750.000.000,- serta Dana Kelurahan Rp13.390.000.000,-.

“Bupati Dodi Reza juga telah memerintahkan agar pada Perubahan APBD 2020 untuk mengalokasikan anggaran sebesar Rp196.712.274.736,00,- (Seratus Sembilan Puluh Enam Miliar Tujuh Ratus Dua Belas Juta Dua Ratus Tujuh Puluh Empat Ribu Tujuh Ratus Tiga Puluh Enam Rupiah). Nilainya bisa bertambah atau berkurang sesuai perkembangan ancaman Covid-19,” pungkasnya.(srv)

Komentar

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.