TurunTangan Surabaya Bergerak Lawan Covid-19

indopos.co.id – Komunitas Turun Tangan Surabaya membentuk Tim Aksi Penanggulangan Covid-19 (TAP-C) di Kota Surabaya. Melalui aksinya yang mereka namakan #gerakbareng, 19 April 2020 pukul 09.00 – 13.00 relawan TurunTangan Surabaya membagikan masker non-medis kepada ojek online dan warga yang membutuhkan.

“Kami membagikan masker non-medis karena masker medis lebih diprioriaskan untuk tenaga medis sebagai garda terdepan penanganan Covid-19. Tujuan dari kegiatan kami ini adalah untuk membantu masyarakat mencegah penyebaran Covid-19 di Surabaya,” kata Anis Burhanuddin selaku Leader Project kegiatan ini, dalam keterangannya, Jumat (1/5/2020).

Masker disalurkan kepada dua komunitas ojek online (daring) di Surabaya, yaitu Barisan ojek online Jawa Pos (Bajol) dan Doli Driver Online Ladies Independen di daerah Jambangan.

Relawan TurunTangan Surabaya mengirimkan bantuan masker non-medis ini ke basecamp komunitas ojek online. Bantuan secara simbolis diserahkan kepada Ketua Bajol yaitu Pak Muladi sebanyak 60 masker, dan kepada Ketua Doli Driver Online Ladies Independen oleh Mami Ayu sebanyak 60 masker.

Baca Juga :

Selain Ojek Online, Turun Tangan Surabaya juga membagikan 180 masker kepada warga. Tepatnya di pinggiran rel Pusat Grosir Surabaya (PGS) RT 04 Dupak Magersari, Kelurahan Jepara Kecamatan Bubutan. Kegiatan berbagi masker kepada masyarakat oleh relawan ini tetap mengikuti protokol kesehatan yang ada.

“Saat pembagian masker kepada warga, kami membagikannya dari rumah ke rumah untuk menghindari kerumunan. Tak lupa saat membagikan, relawan kami tetap memakai masker dan menerapkan jaga jarak/physical distancing,” ujar Anis.

Aksi ini adalah aksi lanjutan yang sebelumnya, pada 14 April 2020, TurunTangan Surabaya berkolaborasi dengan Kampung Lali Gadget melakukan kegiatan “Gerakan Peduli Tenaga Medis dan Relawan Covid-19″. TurunTangan Surabaya melakukan penyaluran bantuan berupa face shield (pelindung wajah) sebanyak 150 pcs.

Mereka menyalurkan bantuan tersebut kepada Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Surabaya yang beralamat di Jalan Mayjen Prof. Dr. Moestopo No. 117 dan BPBD Jawa Timur yang berposko di Jalan Gubernur Suryo, Embong Kaliasin, Genteng, Surabaya.

“Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah inisiasi dari Turun Tangan Surabaya dalam Tim Penanggulangan Aksi Covid-19 yang bertujuan untuk membantu tenaga medis. Kami harap melalui aksi sederhana ini dapat berarti untuk mereka dan masyarakat khususnya di Kota Surabaya,” pungkas Anis.Komunitas Turun Tangan Surabaya membentuk Tim Aksi Penanggulangan Covid-19 (TAP-C) di Kota Surabaya. Melalui aksinya yang mereka namakan #gerakbareng, relawan TurunTangan Surabaya membagikan masker non-medis kepada ojek online dan warga yang membutuhkan.

 

 


loading...

Komentar

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.