Alexa Metrics

Kebun Aren Rusak Parah, BLU P2H Ancam Tak Cairkan Kredit Tahap Dua 

Kebun Aren Rusak Parah, BLU P2H Ancam Tak Cairkan Kredit Tahap Dua  foto: ilustrasi tanaman aren.
indopos.co.id – Kondisi tanaman Aren di kawasan hutan lindung, Sorek, Kabupaten Pelalawan, Riau yang dibiayai lewat APBN dengan skema dana bergulir Badan Layanan Umum Pusat Pembiayaan Pembangunan Hutan (BLU Pusat P2H) benar-benar sangat memprihatinkan.
Banyak tanaman yang rusak, perkebunan digenangi air yang nampak seperti danau, tanaman dipenuhi gulma dan rumput liar, dan ada sebagian yang dimakan babi hutan serta tanpa penjagaan dan pengawasan.
Padahal baru saja pertengahan bulan lalu PT Sumatera Tani Mandiri (STM) sebagai pengelola di lahan tersebut menyampaikan laporan kesuksesan dalam Berita Acara Hasil Monitoring Kinerja Penerima FDB Skema Pinjaman Pembuatan Tanaman Aren di Areal IUPHHK-HTI, bahwa mereka telah memenuhi target penanaman tahap I seluas 150 hektar.
Kepala Pusat BLU P2H, Agus Isnantio Rahmadi saat dikonfirmasi mengenai kondisi tanaman aren yang memprihatinkan ini, mengatakan bahwa pihaknya belum bisa melakukan kroscek di lapangan di tengah pandemi wabah corona ini. Apalagi Riau juga termasuk provinsi yang akan segera menerapkan PSBB menyeluruh.
“Nunggu corona reda dulu, yang jelas ini akan jadi pertimbangan dalam evaluasi untuk salur tahap kedua,” kata Agus saat dikonfirmasi, Minggu (3/5).
Agus menambahkan saat ini dana pinjaman yang disalurkan ke PT STM baru cair tahap satu. “Itu uang kredit yang harus dikembalikan, sudah ada prosedurnya, tata kelolanya. Nanti dievaluasi, kami nanti akan tangani kasus ini pada saatnya.
Apakah keuangan negara akan dirugikan dari perkebunan gagal yang dikelola PT STM ini?
Agus menuturkan bahwa ada jaminan yang BLU Pusat P2H yng dipegang, “Kalau yang bersangkutan nggak perform, jaminan bisa dieksekusi kembali ke negara,” tandasnya. (yay)



Apa Pendapatmu?