Alexa Metrics

Dilantik jadi Kapolda, Ini Harapan Ketua DPRD Kalimantan Selatan

Dilantik jadi Kapolda, Ini Harapan Ketua DPRD Kalimantan Selatan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kalimantan Selatan Inspektur Jenderal (Irjen) Nico Afinta (kanan) dan Kapolda Kalimantan Selatan sebelumnya Irjen Yazid Fanani.

indopos.co.id – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kalimantan Selatan Inspektur Jenderal (Irjen) Nico Afinta yang baru dilantik Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Idham Azis diharap dapat menangani secara maksimal persoalan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di Kota Seribu Sungai itu. Selain itu, Nico diharap dapat merangkul dan mengayomi semua pihak.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Selatan Supian HK menyatakan, warga masyarakat menyambut baik dan berharap dengan hadirnya Nico sebagai Kapolda dapat menyelesaikan berberapa persoalan yang terjadi di wilayah itu.

“Sebagai wakil rakyat, kami berharap Pak Nico bisa bekerjasama dengan pemerintah provinsi dan DPRD dan yang paling penting Pak Nico dapat mengayomi semua pihak yang ada di Kalimantan Selatan,” kata Supian, dalam keterangannya, Kamis (8/5/2020).

Supian HK meminta Nico dapat melanjutkan kepemimpinan Kapolda Kalimantan Selatan sebelumnya Irjen Yazid Fanani yang sering turun langsung ke masyarakat baik dalam kegiatan acara formal informal maupun menyelesaikan permasalahan di tengah masyarakat.

“Saya yakin beliau (Nico Afinta) mampulah untuk bersinergi menjaga kondusifitas dan keamanan di Kalimantan Selatan, termasuk menangani kebakaran hutan,” ujar Supian.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) Edi Hasibuan mengatakan, segala permasalahan yang ada di Kalimantan Selatan akan menjadi tugas Kapolda baru.

“Saya yakin Pak Nico yang memiliki jam terbang tinggi dalam dunia reserse dan pernah menjadi Kapolresta (Kepala Kepolisian Resor Kota) Medan yang cukup rawan bisa menjadi kondusif setelah ditanganinya,” ujar mantan anggota Kompolnas (Komisi Kepolisian Nasional) itu.

Edi menambahkan, kerja Kapolresta Medan, sama beratnya dengan Kapolda Kalimantan Selatan mengingat rawan gangguan keamanan dan ketertiban nasional dan jumlah lembaga pemasyarakatannya juga melebihi jumlah di Polda luar Pulau Jawa.

“Dalam pemgamatan kami masyarakat Kalimantan Selatan sambut baik kedatangan Kapolda baru. Insyalah Kalimantan Selatan kondusif,” pungkasnya.

Seperti diketahui, Irjen Nico Afinta dipercaya menjabat Kapolda Kalimantan Selatan berdasarkan Surat Telegram (TR) bernomor ST/1337/V/KEP/2020 tertanggal 1 Mei 2020. Sebelum menjadi Kapolda Kalimantan Selatan, jebolan Akademi Kepolisian (Akpol) 1992 ini dikenal tegas dan pemberani. Sehingga berhasil menangani beberapa kasus besar seperti pengungkapan kasus sabu-sabu seberat 1 ton di Anyer, Banten pada Juli 2017.

Saat menjadi Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim (Badan Reserse Kriminal) Polri, Nico juga dipercaya mengepalai tim teknis kasus penyiraman air keras terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi Novel Baswedan. Pada akhir Desember 2019, kepolisian mengumumkan telah menangkap dua tersangka yang ternyata merupakan anggota Brimob yakni Ronny Bugis vdan Rahmat.(mdo)



Apa Pendapatmu?