Pemudik Berkendara Mobil masih Banyak yang Terobos Larangan

indopos.co.id – Juru Bicara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Adita Irawati mengatakan, dari pemantauan yang dilakukan di Posko Gerbang Tol Cikarang Barat, selama periode pemantauan (27 April 2020 sampai dengan 6 Mei 2020), terjadi rata-rata penurunan jumlah kendaraan yang dialihkan. Yakni sebesar 26 persen. Kendaraan terpaksa dialihkan karena pemerintah resmi melarang warga untuk mudik.

“Jumlah kendaraan yang dialihkan atau diminta untuk putar balik didominasi kendaraan pribadi. Yaitu sebanyak 70 persen. Sementara kendaraan umum hanya 30 persen,” jelas Adita, Jumat (8/5/2020).

Baca Juga :

Berdasarkan data Korlantas Polri, total jumlah kendaraan pemudik yang diputar balik selama 12 hari berjumlah 30.193 kendaraan.

Jumlah itu berasal dari Polda Metro Jaya (12.537 kendaraan), Jabar (4.179), Jateng (2.710), Jatim (6.015), DIY (314), Banten (3.620), dan Lampung (818).

Adapun temuan pelanggaran yang didapatkan di lapangan selama operasi seperti : Travel plat hitam yang beriklan di media sosial bisa bawa mudik. Modus bus tanpa penumpang.

Diamankan bus yang tetap jalan dengan modus tanpa penumpang dan ditemukan 5 penumpang rebahan, 1 orang di toilet dan lampu di matikan seolah tidak ada penumpang. Modus mobil pribadi berplat dinas, dan Calon pemudik melakukan tindak pidana (membawa obat-obatan terlarang).

Sampai dengan saat ini penyekatan masih dilakukan secara tegas dengan tetap mengedepankan cara-cara humanis, dan sanksi yang dilakukan yaitu meminta untuk memutar balik kendaraan para pelanggar.

“Kesimpulan kami sebenarnya masyarakat rata-rata sudah mengerti akan larangan tersebut. Namun mereka masih mencoba untuk mudik,” ujar Adita.

Untuk itu, pihaknya mengimbau masyarakat untuk mengurungkan niatnya untuk mudik. Karena penyekatan dilakukan dengan ketat oleh petugas Kepolisian di sejumah titik. Tentunya malah akan menyusahkan masyarakat jika tetap bersikeras untuk mudik. “Jadi lebih baik tidak mudik demi memutus rantai penyebaran Covid-19,” pungkasnya. (dai)

Komentar

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.