Alexa Metrics

Rupiah Awal Pekan Menguat Seiring Kembalinya Aktivitas Ekonomi

Rupiah Awal Pekan Menguat Seiring Kembalinya Aktivitas Ekonomi Karyawan menghitung uang rupiah dan dolar AS di Bank Mandiri Syariah, Jakarta, Senin (20/4/2020). Tampak karyawa ini masih mengenakan sarung tangan karena dalam situasi pendemi wabah virus corona jenis baru penyebab Covid-19. ANTARA FOTO/N

indopos.co.id – Nilai tukar atau kurs rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada awal pekan Senin (11/5/2020) bergerak menguat tipis seiring mulai kembalinya aktivitas ekonomi di sejumlah negara di tengah pandemi wabah virus corona jenis baru penyebab Covid-19.

Pada pukul 9.51 WIB, rupiah menguat tipis 5 poin atau 0,03 persen menjadi Rp14.915 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.920 per dolar AS. Sentimen positif kelihatannya masih akan membayangi pergerakan aset berisiko hari ini.

Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures Ariston Tjendra mengatakan, pasar menyambut positif pembukaan kembali aktivitas perekonomian di beberapa negara pandemi seiring dengan melandainya kasus positif COVID-19.

“Dengan aktifnya kembali perekonomian, lanjut Ariston, diharapkan kondisi ekonomi bisa segera membaik. Rupiah berpotensi menguat hari ini dengan sentimen positif tersebut,” ujar Ariston di Jakarta, Senin (11/5/2020),

Namun demikian, pasar masih mewaspadai perkembangan pandemi dan dampak buruknya terhadap kondisi ekonomi yang bisa kembali menekan harga aset berisiko. Ariston memperkirakan rupiah hari ini akan bergerak di kisaran Rp14.800 per dolar AS sampai Rp15.150 per dolar AS.

Pada Jumat (6/8) lalu, rupiah ditutup menguat 75 poin atau 0,5 persen menjadi Rp14.925 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.995 per dolar AS. (ant)



Apa Pendapatmu?