Terdampak Covid-19, Guru Honor dan Guru Ngaji di Jakarta Diberi Santunan

indopos.co.id – Guru honor dan guru ngaji yang terdampak pandemi Covid-19 diberikan santunan oleh Nurani Institute Indonesia (NUI) dengan menggandeng Pengurus Wilayah Lembaga Pendidikan (LP) Maarif NU DKI Jakarta.

Ketua Umum LP Maarif NU DKI Jakarta, Jafar Aminuddin mengapresiasi dan menyampaikan terima kasih karena dapat turut serta dalam aksi berbagi untuk negeri, khususnya bagi para guru honor dan guru ngaji yang dilaksanakan oleh NUI.

Baca Juga :

“Maarif NU DKI Jakarta berharap dapat terus bekerja sama dengan Nurani Institute dalam pengembangan kompetensi guru madrasah, peningkatan skill siswa dalam mendalami mata pelajaran, pelatihan penyusunan kurikulum dan sebagainya,” kata Jafar kepada INDOPOS melalui pesan tertulis, Selasa (12/5/2020).

Disebutkannya, pengurus Maarif NU DKI Jakarta juga telah mengadakan sejumlah kegiatan di bulan suci Ramadan kali ini, di antaranya menggelar diskusi online terkait bagaimana seharusnya sikap masyarakat muslim menghadapi wabah Covid-19.

Direktur Nurani Institute Indonesia Nurhidaya mengatakan, kerja sama kegiatan dengan beberapa lembaga, termasuk dengan pengurus Maarif NU DKI Jakarta dalam kegiatan berbagi berkah pada bulan suci Ramadan sudah rutin dilaksanakan.

“Setelah pemberian santunan kepada guru ngaji dan honorer di DKI ini, NUI juga akan melaksanakan pemberian santunan kepada para penjaga makam pahlawan di Makassar,” katanya.

Baca Juga :

Soal Vaksin, ini Fatwa MUI

Pada puncak 17 Ramadan, NUI telah melaksanakan pembagian santunan kepada guru ngaji kampung di Makassar bekerja sama dengan Pusat Pengembangan Islam Darul Maarif Diponegoro, dan sekolah Inspirasi DMD Makassar.

Kegiatan berbagi berkah untuk negeri kepada guru ngaji dan honorer dilakukan berupa pemberian uang santunan dan sembako. Sebelumnya, NUI juga telah melakukan santunan bagi anak yatim dan dhuafa dan tajil gratis yang dilaksanakan di Jabotabek dan Makassar. Pemberian tajil dilakukan hingga 29 Ramadhan mendatang.(mdo)

Komentar

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.