Alexa Metrics

Pemkab Muba Raih Peringkat Pertama Pencegahan Korupsi Tingkat Provinsi

Pemkab Muba Raih Peringkat Pertama Pencegahan Korupsi Tingkat Provinsi Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin kembali menduduki peringkat pertama di tingkat Provinsi Sumatera Selatan dalam komitmennya untuk pencegahan korupsi terintegrasi dalam penyelenggaraan pemerintahan di daerah.

indopos.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Banyuasin (Muba) kembali menduduki peringkat pertama di tingkat Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dalam komitmennya untuk pencegahan korupsi terintegrasi dalam penyelenggaraan pemerintahan di daerah.

Hal itu berdasarkan progress tindak lanjut rencana aksi (Renaksi) pencegahan korupsi di tingkat nasional yang dilakukan pada 8 area intervensi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI 2019

Adapun untuk tingkat nasional Pemkab Muba, saat ini menduduki urutan ke lima. “Ini prestasi yang membanggakan dalam mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan di daerah,” ujar Kepala Inspektur Kabupaten Muba, RE Aidil Fitri, Selasa (12/5/2020)

Menurutnya, setelah menuntaskan pelaporan dan pertanggung jawaban pengelolaan negara, pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI melakukan penilaian area intervensi koordinasi dan supervisi pencegahan (Korsupgah).

Yang meliputi Perencanaan dan Penganggaran APBD, Pengadaan Barang Dan Jasa, Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Peningkatan kapabilitas APIP dan Manajemen ASN. “Kemudian, Optimalisasi Pendapatan Daerah, Manajemen Asset Daerah, dan Tata Kelola Dana Desa,” jelas Aidil.

Adapun pelaporan yang telah disampaikan yakni Perencanaan dan Penganggaran APBD 100 persen, Pengadaan Barang Dan Jasa 100 persen, Pelayanan Terpadu Satu Pintu 100 persen, Peningkatan kapabilitas APIP 83 persen, Manajemen ASN 95 persen, Optimalisasi Pendapatan Daerah 97 persen, Manajememn Aset Daerah 88 persen dan Tata Kelola Dana Desa 90 persen.

“Alhamdulillah, capaian ini juga tidak terlepas dari komitmen pak Bupati Dodi Reza dan Wakil Bupati Muba Beni Hernedi serta OPD di Muba untuk selalu mendukung pencegahan korupsi terintegrasi dalam penyelenggaraan pemerintahan di daerah,” jelas Aidil.

Sementara itu, Bupati Muba Dodi Reza Alex mengatakan, capaian tersebut berkat kerja keras OPD dan stakeholder di lingkungan Pemkab Muba. “Ini langkah konkret kami Pemkab Muba untuk selalu transparan dan akuntabel dalam penyelenggaraan pemerintahan di daerah. Sehingga terwujudnya pemerintahan yang bersih,” ujarnya

Dodi menambahkan, jajaran Pemkab Muba akan selalu mempertahankan dan meningkatkan kinerja-kinerja demi mewujudkan transparansi. Serta pencegahan korupsi terintegrasi dalam penyelenggaraan pemerintahan di daerah menuju Muba Maju Berjaya di 2022.

“Semoga penilaian ini akan terus menyemangati dan meningkatkan kinerja OPD (organisasi perangkat daerah) di lingkungan Pemkab Muba,” pungkasnya.(srv)



Apa Pendapatmu?