Alexa Metrics

Basmi Kuman dan Virus dengan Sinar Ultraviolet

Basmi Kuman dan Virus dengan Sinar Ultraviolet ilustrasi penggunaaan sinar UV

indopos.co.id –Penanganan penyebaran Virus Covid semakin beragam. Selain masker, hand sanitiser, disinfectant, sinar ultraviolet yang dikemas sebagai lampu steriliser  menjadi solusi untuk membersihkan covid.

”Lampu steriliser yang mengandung UVC dan Ozone (O3) yang ditujukan untuk membunuh bakteri, virus dan kuman dengan kepastian angka persentase 99.9%,” kata Wirawan Ciputra, Vice President VYATTA Indonesia, Rabu (13/5/2020).

Sebagai salah satu brand lokal Indonesia yang bergerak di bidang elektronik tertantang untuk menciptakan suatu teknologi yang dapat mengatasi masalah dan memberikan kontribusi akan keterbatasan di masa pandemik ini.

”Setelah tim R&D VYATTA melakukan pengembangan & pengetesan secara intensif, VYATTA berhasil menciptakan VCare Beam,” katanya.

UVC termasuk dalam komposisi sinar UV, tetapi UVC sangat langka untuk kita dapatkan secara alami (banyak orang yang berpikir UVC adalah sinar UV yang dapat anda rasakan dari sinar matahari) karena selain komposisinya terhadap sinar UV secara kesuluruhan adalah sangat kecil.

”Selain itu, UVC yang terdapat pada sinar UV tersaring di lapisan atmosfer sehingga tidak dapat mencapai bumi,” katanya.

Tidak seluruh gelombang UVC dapat digunakan, UVC yang dapat efektif membunuh virus memiliki panjang gelombang yang sangat tertentu. Riset membuktikan bahwa metode sterilisasi UVC telah efektif terbukti untuk membunuh virus corona lainnya seperti SARS (2002).

”Untuk saat ini, teknologi UVC sudah banyak digunakan pada rumah sakit-rumah sakit berstandar internasional untuk menangani pasien yang terinfeksi virus pandemic,” katanya.

Wirawan Ciputra menjelaskan, VCare Beam digunakan untuk melakukan sterilisasi ruangan dengan lingkupan 9 cbm (meter kubik) dimana ruangan tersebut tidak ada keberadaan manusia maupun makhluk hidup. VCare Beam akan secara otomatis menyala apabila timer sudah mencapai angka 0.

”Sinar UV dalam periode waktu yang lama memiliki hubungan/kontak langsung dengan mata maupun kulit dapat bersifat membahayakan. Oleh karena itu, VCare Beam dilengkapi dengan ‘Infrared Motion Sensor’ dimana sinar dari VCare Beam akan secara otomatis mati apabila terdapat pergerakkan manusia, dan akan kembali menyala setelah pergerakan makhluk tidak terdeteksi sehingga sangat aman untuk orang dewasa, anak-anak maupun hewan peliharaan,” tegasnya.

Dapat dipastikan bahwa VCare Beam 100% bebas dari kimia. Ozone yang dihasilkan VCare Beam dihasilkan oleh 185-254nm UV yang menyinari oksigen, lalu Oksigen (O2) akan berubah menjadi Ozone (O3) melalui proses Fotosintesis UV. Ozone (O3) akan bertransformasi menjadi Oksigen (O2) setelah 30-40 menit. Tidak akan ada bebas jejak kimia yang tertinggal di permukaan maupun di udara. (ash)



Apa Pendapatmu?