Demi Optimalisasi, Bisnis Harus Rangkul Economics dan Mathematics untuk Analitik Big Data

indopos.co.id – Penggunaan big data jadi hal yang mutlak digunakan perusahaan masa kini, baik untuk merintis, maupun mengembangkan bisnis. Seperti yang kita tahu, perusahaan ecommerce berlomba-lomba memberikan keuntungan dan pengalaman yang berbeda bagi customernya, sehingga pada akhirnya berdampak pada peningkatan bisnis.
Baca Juga :

Teluk Bintuni Bisa Miliki Varian Kopi Unik

Analitik big data memeriksa sejumlah besar data untuk mengungkap pola tersembunyi, korelasi, dan wawasan lainnya. Dengan teknologi saat ini, dimungkinkan untuk menganalisis data Anda dan mendapatkan jawaban dengan segera.
Baca Juga :
Teknologi big data membawa keuntungan biaya yang signifikan dalam hal menyimpan data dalam jumlah besar – ditambah lagi mereka dapat mengidentifikasi cara-cara yang lebih efisien dalam melakukan bisnis.
Baca Juga :
Pengambilan keputusan lebih cepat, lebih baik. Perusahaan dapat menganalisis informasi dengan segera – dan mengambil keputusan berdasarkan apa yang telah mereka pelajari.
Produk dan layanan baru. Dengan kemampuan untuk mengukur kebutuhan dan kepuasan pelanggan melalui analitik, muncul kekuatan untuk memberikan apa yang diinginkan pelanggan. Davenport menunjukkan bahwa dengan analitik big data, lebih banyak perusahaan menciptakan produk baru untuk memenuhi kebutuhan pelanggan.
“Dalam S1 Business Economics, setiap pengambilan keputusan strategis harus melalui pertimbangan risiko, perhitungan dampak, serta memanfaatkan data dan informasi yang tersedia agar keputusan ekonomi dan bisnis menjadi optimal.” ungkap Pak Kadarusman, Ketua Center for Inclusive and Sustainable Development sekaligus salah satu Faculty Member S1 Business Economics Universitas Prasetiya Mulya.
Dengan kelas full berbahasa Inggris, program S1 Business Economics Universitas Prasetiya Mulya memandu mahasiswa menjadi entrepreneurial economist. Dengan kata lain, berperan sebagai data storyteller yang mampu membuahkan keputusan strategis dalam bisnis atau ekonomi dengan memanfaatkan data, informasi serta aplikasi teori ekonomi.
Setiap sesi mata kuliah didominasi dengan praktek studi kasus dari perusahaan nyata. Lalu, melalui penyelenggaraan konferensi atau kompetisi kamu dapat berinteraksi langsung dengan pihak industri seperti Adaro Energy, Tenggara Strategic, dan Gojek, atau organisasi seperti Center for Strategic and International Studies (CSIS). Untuk pemerintahan, mahasiswa pernah terlibat dalam proyek Kementerian Perindustrian, yakni dalam membangun profil IKM Kementerian. Mereka pun diakui sebagai staf ahli tim konsultan. Di S1 Business Economics, mahasiswa akan membawa pulang setidaknya empat sertifikasi ketika lulus dengan mengikuti beragam workshop.
Business Economics membahas bagaimana menerapkan teori Ekonomi untuk menyelesaikan masalah bisnis. Menganalisis dan memperkirakan situasi ekonomi dunia dan masalah ekonomi yang dapat mempengaruhi atau mempengaruhi keputusan bisnis yang strategis.
Lalu ada Business Mathematics, para praktisi di bidang ini akan menggunakan pemodelan matematika untuk optimalisasi data, seperti penentuan segmen market dan pembuatan marketing strategy yang tepat. (mdo)

Komentar

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.