Jam Pasar Tradisional Kota Bekasi Dibatasi

indopos.co.id – Pemerintah Kota Bekasi mulai batasi jam operasional pasar tradisional dalam penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap tiga. Pembatasan itu dilakukan sebagai upaya penanganan dan.penyebaran Covid-19.

Kepala Bagian Humas Setda Kota Bekasi , Sajekti Rubiyah mengatakan dalam surat edaran tersebut tertuang beberapa poin edaran. Pertama, membatasi jam operasional pada pasar tradisional milik pemerintah maupun swasta. Jam operasi mulai pukul 10.00 sampai dengan 16.00.

Penetapan itu berdasarkan dengan surat edaran Wali Kota Bekasi Nomor 511.2/3098/Disdagperin.Pasar yang didalamnya ditujukan kepada Pengelola Pasar Tradisional dan Pedagang Kaki Lima (PKL).

Selanjutnya, yang kedua, kata dia, terdapat pengecualian bagi PKL Pasar Baru Bekasi, Pasar Kranji Baru, Pasar Kranggan dan Pasar Bantar Gebang dengan pembatasan Operasional setiap hari pukul 22.00 sampai dengan 05.00.

Baca Juga :

Dan yang ketiga, kata Sajekti, hal-hal yang perlu dilakukan ditempat usaha dalam rangka antisipasi dan pencegahan resiko penularan Corona Virus Disease (Covid-19) diantaranya agar para pengelola dan pengawas pasar tradisional bekerjasama dengan Rukun Warga (RW) pedagang pasar untuk rutin menyemprotkan dengan disinfektan.

“Ini untuk mengurangi resiko penularan virus kepada pedagang maupun warga,” ujarnya.

Baca Juga :

Angka Kebakaran Kota Bekasi Capai 280 Kasus

Kemudian, agar pengelola dan RW Pedagang Pasar mensosialisasikan kepada masyarakat untuk dapat menggunakan layanan belanja online. Seperti yang sudah diterapkan di tiga pasar tradisional seperti pasar Bantar Gebang, Pasar Harapan Jaya dan Pasar Kranji Baru. (adv/humas)

 

Komentar

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.