Proyek Konstruksi Tetap Jalan di Tengah Pandemi Covid-19

indopos.co.id – Selain mengancam kesehatan masyarakat, pandemi Covid-19 juga menimbulkan permasalahan di beberapa sektor di Tanah Air.

Di sektor bisnis, misalnya. Covid-19 telah menghantam seluruh sektor dunia usaha, tidak terkecuali sektor konstruksi. Namun sektor yang cukup banyak menyerap tenaga kerja ini ternyata masih bisa bertahan.

Baca Juga :

Direktur Jenderal Bina Konstruksi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Trisasongko Widianto mengatakan, hingga saat ini semua proyek pembangunan di Jakarta masih tetap berjalan walau diberlakukan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar).

“Di sini kontraktor tinggal menjalankan Instruksi Menteri PUPR nomor 02/IN/M/2020. Di instruksi Menteri itu sudah jelas,” ujarnya kepada INDOPOS melalui pesan tertulis, Kamis (21/5/2020).

Baca Juga :

Pada instruksi itu dijelaskan, kegiatan jasa konstruksi bisa dihentikan jika pelaksana pembangunan meminta. Tapi, permintaan penghentian tersebut harus disertai kejadian luar biasa. Instruksi Menteri ini mengatur soal penghentian sementara penyelenggaraan jasa konstruksi akibat keadaan kahar.

“Saat ini pembangunan beberapa jalan Tol juga masih berlangsung dengan mengikuti protokol kesehatan,” katanya.

Baca Juga :

Ketua Bagian Hubungan Internasional Asosiasi Kontraktor Indonesia (AKI) yang juga Direktur Adhi Karya Partha Sarathi menambahkan, bukti sektor konstruksi masih bisa bertahan terlihat dari 90 proyek Adhi Karya yang masih bekerja secara normal.

Pihaknya tetap beroperasi dengan menerapkan protokol kesehatan dengan istilah The New Normal di Lingkungan Kerja. Perusahaan menyesuaikan mess-mess bagi pekerja proyek di lapangan, kantin kantor dan juga pengecekan berkala selama tiga bulan ke depan.

“Adhi Karya telah membuat skenario revenue comparation dalam menghadapi situasi pandemi agar secara bisnis dan keuangan tidak mengalami drop-off selama menjalani masa pandemi,” tuturnya.(mdo)


loading...

Komentar

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.