Covid Runtuhkan Pariwisata di Bali, Dewa Gede Adiputra Serahkan Bantuan ke Wagub

indopos.co.id – Pandemi Covid -19 mempengaruhi sektor pariwisata di Bali. Berkurangnya pengunjung tak hanya berdampak pada roda perekonomian masyarakat, sebaliknya sejumlah seketor lain seperti hotel dan restoran.

“Penggerak ekonomi terbesar di Bali adalah sektor pariwisata. Dalam hal ini hotel dan restoran yang membayar pajak tertinggi di Bali, untuk pembangunan Bali,” ujar Wakil Gubernur (Wagub) Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) Jumat (22/5/2020).

Ketika para pekerja hotel dan restoran banyak yang dirumahkan atau kena PHK, maka sektor lain akan kena imbasnya juga.

“Pariwisata juga memberikan imbas positif selama ini untuk segenap masyarakat Bali. Para petani dan pedagang kita juga terbantu karena produk mereka dibeli oleh masyarakat yang bekerja di sektor pariwisata,” sambungnya.

Beruntungnya banyak pihak yang ikut ambil bagian dalam meringankan beban masyarakta di Bali. Salah satunya PT Urban Company, MS Glow yang diserahkan langsung oleh pimpinannya, Dewa Gede Adiputra didampingi istri, Maharani Kemala.

Acara berlangsung di ruang tamu Wagub, di Denpasar, pada 8 Mei 2020. Dalam kesempatan tersebut, Cok Ace mengatakan bahwa sektor pariwisata adalah penyumbang PAD terbesar untuk pembangunan Bali.

”Bantuan-bantuan seperti ini juga, menurutnya, telah meringankan PHRI, asosiasi yang menaungi hotel dan restoran di Bali,” katanya

Ia menambahkan PHRI sampai saat ini terus bekerja membantu para pekerja pariwisata yang kena dampak sehingga bantuan yang disalirkan seperti ini telah membantu PHRI sehingga bantuan tersebut bisa segera tersebar merata.

“Saya berharap semakin banyak masyarakat yang tergerak hatinya untuk ikut menyisihkan tabungannya membantu saudara-saudara kita yang kena dampak ini. Kita tunjukkan semangat gotong royong kita dalam menghadapi bencana ini,” jelasnya.

Sementara itu Dewa Gede Adi Putra menyatakan bahwa pihaknya memang tergerak untuk membantu para pekerja pariwisata, setelah terjun langsung dan melihat betapa dahsyatnya dampak virus Corona ini bagi mereka.

Ia mengaku pihaknya menargetkan menyumbang 11 ton beras dan sembako lainnya yang disalurkan tidak hanya untuk para pekerja pariwisata, namun juga untuk mereka yang membutuhkan seperti petani maupun pedagang. Menurutnya sekitar 5 ton beras sudah disalurkan di seluruh Bali, dan kita menargetkan akan rampung secepatnya. (ant)


loading...

Komentar

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.