Terdampak Covid-19, BPS Sebut Pergerakan Inflasi Tidak Biasa 

indopos.co.id – Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan pergerakan laju inflasi mulai berjalan tidak seperti biasa karena kegiatan ekonomi mulai terdampak oleh Covid-19. “Kita semua menyadari situasi tidak biasa karena adanya Covid-19,” kata Kepala BPS Suhariyanto dalam jumpa pers virtual di Jakarta, Selasa (2/6/2020).

Suhariyanto mengatakan pola yang tidak biasa itu terlihat dari pergerakan inflasi yang melambat pada periode Ramadan dan Idul Fitri 2020.

Dalam periode ini, inflasi pada April dan Mei hanya tercatat masing-masing sebesar 0,08 persen dan 0,07 persen atau melandai dibandingkan momen yang sama tahun sebelumnya.

Padahal biasanya inflasi dalam periode ini mengalami kenaikan karena tingginya permintaan masyarakat dan tingkat konsumsi yang besar. Pada 2019  inflasi bulanan selama Ramadan dan Idul Fitri yaitu pada Mei dan Juni tercatat mencapai 0,68 persen dan 0,55 persen.

Baca Juga :

Inflasi Mei 2020 Sebesar 0,07 Persen

Menurut Suhariyanto, perlambatan kegiatan ekonomi ini disebabkan oleh terjadinya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang mulai diterapkan di berbagai daerah.

“Penurunan permintaan karena PSBB menyebabkan terjadinya penurunan aktivitas ekonomi maupun pendapatan. Di sisi suplai, PSBB juga menyebabkan terjadinya perlambatan produksi,” ujarnya.

Meski demikian pergerakan inflasi yang rendah ini juga dipicu oleh rendahnya harga bahan pangan karena pasokan maupun distribusi yang terjaga.

Hal ini terlihat dari kelompok makanan, minuman dan tembakau yang justru menyumbang deflasi tinggi 0,32 persen pada Mei 2020. “Pemerintah telah siap sejak jauh-jauh hari, sehingga pasokan pangan pada Mei ini terjaga,” kata Suhariyanto.

Sebelumnya BPS mencatat laju inflasi pada Mei 2020 sebesar 0,07 persen yang disebabkan oleh kenaikan harga tarif angkutan udara, bawang merah maupun daging ayam ras.

Dengan inflasi Mei tersebut, maka laju inflasi tahun kalender Januari-Mei 2020 tercatat 0,90 persen dan inflasi dari tahun ke tahun mencapai 2,19 persen. Tahun lalu, laju inflasi tahun kalender hingga Mei 2019 tercatat sebesar 1,47 persen dan inflasi tahun ke tahun mencapai 3,32 persen.(ant)


loading...

Komentar

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.