Milad ke-10 BNI Syariah, Mampu Berikan Perbaikan Aspek Spiritual, Bisnis, dan Layanan

indopos.co.id – Dalam satu dekade atau 10 tahun perjalanan usia BNI Syariah mampu memberikan perbaikan dalam seluruh aspek baik spiritual, bisnis, maupun layanan. Puncak milad ke-10 BNI Syariah tahun ini diselenggarakan saat kebijakan New Normal atau tatanan kehidupan normal baru ini dalam wabah virus corona jenis baru penyebab Covid-19.

Acara bertajuk Tasyakur Hasanah diselengggarakan dalam format webinar atau secara virtual (online) dengan beberapa rangkaian acara. Utamanya launching buku Hasanah Perjalanan Kebaikan cerita 10 tahun BNI Syariah, launching produk dan aplikasi Hasanahku, Smart Shodaqoh, Hasanah Online, dan Hasanah Employee App (Hey).

Direktur Utama BNI Syariah Abdullah Firman Wibowo berharap dalam perayaan Tasyakur Hasanah secara virtual ini semaraknya tidak hanya dirasakan insan hasanah di seluruh Indonesia saja, tapi juga disaksikan mitra dan kalangan media.

Selama 10 tahun perjalanan BNI Syariah terus bertumbuh, terang Firman, dibuktikan adanya pertumbuhan dari sisi aset, laba, pembiayaan, dan DPK. Diawali dengan aset sebesar Rp6,3 triliun rupiah di tahun 2010, bertumbuh menjadi Rp49,9 triliun di tahun 2019.

“Pertumbuhan laba perusahaan yang semula berada pada posisi Rp37 miliar di 2010, tumbuh menjadi 603 miliar di 2019. Dari sisi pembiayaan, di 2010 penyaluran pembiayaan sebesar Rp3,5 triliun meningkat menjadi Rp32,6 di tahun 2019,” kutip Firman dalam rilis Humas BNI Syariah, Jumat (19/6/2020).

Sedangkan penghimpunan dana di tahun 2010 sebesar Rp5,2 triliun, tumbuh menjadi Rp43,8 triliun di tahun 2019.  Secara sustain, BNI Syariah mencatat kinerja positif dengan pertumbuhan rata-rata diatas 25%.

Kinerja BNI Syariah selama 10 tahun ini didukung keunggulan dan inovasi produk dan layanan BNI Syariah. Di antaranya Tabungan dengan Akad Wadiah; Tabungan BNI iB Baitullah Hasanah; Wakaf Hasanah; Hasanah Online; BNI iB Hasanah Card; Hasanahku; BNI Griya Swakarya iB Hasanah.

Menurut Firman, April 2000 jadi penanda lahirnya bayi kecil bernama Unit Usaha Syariah (UUS) BNI yang menjadi cikal bakal BNI Syariah sebagai salah satu pemain besar di perbankan syariah di Indonesia. UUS BNI membuka 5 cabang pertamanya pada 29 April 2000. UUS BNI terus mengepakkan sayapnya, hingga pada 2010 memutuskan untuk memisahkan diri.

Bank BNI Syariah pun terus melaju sebagai bank syariah pilihan masyarakat yang unggul dalam layanan dan kinerja. BNI Syariah menonjolkan value hasanah yang memiliki makna “segala kebaikan” bagi diri sendiri, masyarakat, maupun bangsa dan negara baik di dunia maupun di akhirat (QS. Al Baqarah : 201).

Kinerja 10 tahun BNI Syariah juga tidak lepas dari sinergi BNI Syariah dengan BNI sebagai perusahaan induk, dimana BNI Syariah didukung teknologi yang dimiliki BNI sehingga lebih efisien. Selain sinergi dari sisi teknologi, BNI Syariah juga bersinergi dengan BNI terkait jaringan, dimana 1.747 outlet milik BNI dapat melayani transaksi syariah melalui produk-produk BNI Syariah.

Kontribusi BNI Syariah untuk membangun negeri juga dilakukan dengan partisipasi dalam pembiayaan sindikasi proyek infrastruktur seperti pembangunan Tol Pemalang-Batang dan Tol Jakarta-Cikampek, serta pembiayaan UMKM melalui program Deureuham bekerja sama dengan BEKRAF (Badan Ekonomi Kreatif).

Firman menambahkan, sebagai BNI Syariah sebagai Hasanah Banking Partner terus berkomitmen untuk dapat menebarkan hasanah dan membawa manfaat bagi seluruh mitra, termasuk dalam menghadapi kenormalan baru.

“Terima kasih atas dukungan dan kebersamaan selama 10 tahun dengan BNI Syariah. Semoga kami dapat terus menjadi mitra yang menemani perjalanan Bapak/Ibu sekalian menuju Hasanah dunia dan akhirat, Insya Allah,” tutup Firman. (ers)

Komentar

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.