KPU Klaim Persiapan Sudah 80 Persen

Perekrutan KPPS dan PPDP Diawasi

indopos.co.id – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) sudah didepan mata. Meski pandemi COVID-19 tapi berbagai persiapan pesta lima tahunan di Kota Tangsel itu tetap berjalan.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat, menyebut persiapan penyelenggaraan gelaran Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) yang masuk Pilkada Serentak 2020 itu telah mencapai 80 persen. Itu terlihat dari beberapa indikator pendukung pelaksanaan pesta lima tahunan yang telah diperoleh.

Baca Juga :

Elektabilitas Benyamin-Pilar Terus Naik

Bahkan, koordinasi dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk menentukan beberapa ketentuan lain dalam rangkaian Pilkada Kota Tangsel telah berjalan.

Ketua KPU Tangsel Bambang Dwitoro mengatakan, pihaknya sudah cukup siap menyelenggarakan Pilkada 2020. Karena jika menilik sisi kesiapan secara kelembagaan, tingkat kesiapan telah mencapai 80 persen.

Baca Juga :

Surat Suara Pilkada Tangsel Tiba

”Itu indikator yang sudah selesai kami kerjakan. Pertama kesiapan regulasi atau aspek kerangka hukum untuk menyelenggarakan pilkada. Kedua Peraturan KPU juga sudah siap,”
katanya, Minggu (28/6).

Dijelaskan Bambang, lembaga atau unsur-unsur yang dibutuhkan untuk pelaksanaan pun telah dibentuk. Mulai dari pusat hingga kecamatan. Seperti, pembentukan Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).

Baca Juga :

”Sekarang mereka sedang berkoordinasi dengan RT/RW. Jadi kalau dibilang persiapan kami ya sudah sangat baik. Hanya tinggal beberapa persiapan lain yang akan segera diselesaikan,” paparnya. Saat ini, lanjut Bambang, pihaknya tengah melakukan perekrutan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP), serta Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). Kegiatan itu pun kata dia akan diselesaikan pada pertengahan Juli 2020 nanti.

Sebelum petugas itu bekerja, KPU Tangsel akan memberikan pembekalan kerja. ”Untuk dua petugas pemutakhiran data pemilih belum direkrut. Tahapannya masih terus berjalan dan memang belum selesai. Tentu perekrutan petugas itu harus melalui mekanisme yang sudah ditentukan,” ucapnya juga.

Menurutnya lagi, untuk masa kampanye dalam Pilkada Tangsel 2020 diberikan sangat singkat. Dimana para calon kepala daerah yang mendaftar akan dapat
menyampaikan visi dan misi melalui media yang disediakan KPU Tangsel.

”Karena COVID-19 belum hilang. Antisipasi penularan karena kegiatan ini akan mendatangkan banyak massa. Jadi aturan kampanye sudah ditetapkan sesuai dengan Undang-Undang Penyelenggaraan Pilkada,” ujar Bambang juga.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Tangsel, Muhammad Acep menuturkan jajarannya
sedang melakukan pengawasan kerja KPU Tangsel dalam melaksanakan pembentukan PPDP dan perengkrutan KPPS. Hal itu dilakukan pihaknya untuk menghindari
adanya kecurangan dalam pengumpulan data pemilih. Ditambahkan Acep, pengawasan terhadap penggunaan alat peraga kampanye (APK) juga akan dilakukan jajarannya. (cok)

Komentar

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.