Alexa Metrics

Kantong Plastik Dilarang, KPP Bagikan Kantong Berbahan Singkong

Kantong Plastik Dilarang, KPP Bagikan Kantong Berbahan Singkong Ketua Umum Komite Pedagang Pasar (KPP), Abdul Rosyid Arsyad (jongkok kedua kanan).

indopos.co.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta secara efektif mulai memberlakukan larangan penggunaan kantong plastik sekali pakai pada 1 Julu 2020 lalu.

Sebagai tindak lanjut dari kebijakan itu, pedagang pasar tradisional mulai beralih menggunakan kantong berbahan nabati sekali pakai. Hal itu di mulai dari Pasar Kalimalang, Cakung Barat, Jakarta Timur.

Kantong berbahan nabati menjadi alternatif lantaran tidak mencemari lingkungan dan mudah mengurai di dalam air.

Ketua Umum Komite Pedagang Pasar (KPP), Abdul Rosyid Arsyad mengatakan, saat ini penggunaan kantong berbahan nabati itu masih tahap sosialisasi. Namun, di Pasar Kalimalang sudah banyak yang menggunakannya.

“Selain melakukan sosialisasi pelarangan kantong berbahan plastik, kami juga membagikan kantong yang terbuat dari singkong, agar merata di pasar tradisional mulai beralih ke kantong berbahan nabati,” ujarnya kepada INDOPOS melalui pesan tertulis, Jumat (3/7/2020).

KPP juga mengambil kantong plastik yang masih digunakan para pedagang dan menggantinya dengan kantong berbahan nabati. Dalam waktu dekat, KPP akan produksi dan menjual kantong belanja dari singkong, dengan pendistribusian penjualannya langsung ke pasar-pasar tradisional.

Selain para pedagang, pihaknya juga mengimbau kepada konsumen untuk membawa kantong belanja sendiri dari rumah. Sehingga, baik konsumen maupun pedagang tidak ada yang direpotkan.

“Jadi saling membantu antara pedagang dan konsumen, sama-sama menjaga lingkungan,” katanya.

Khoirul, salah seorang pedagang di Pasar Kalimalang menilai kantong berbahan nabati ini lebih bagus ketimbang kantong berbahan plastik.

“Ini (kantong berbahan nabati) lebih bagus ya, lebih tebal juga. Sebelumnya saya tidak tahu ada pelarangan kantong plastik. Tapi ini (kantong berbahan nabati) sudah jadi solusi,” tutur Khoirul.

Pastinya, selain ramah lingkungan dan mudah terurai di dalam air, harga kantong berbahan nabati ini juga lebih murah ketimbang harga kantong berbahan plastik. Namun, kekurangan dari kantong berbahan nabati ini tidak bisa digunakan untuk membungkus belanjaan yang basah.(mdo)



Apa Pendapatmu?