Alexa Metrics

Jaga Netralitas Jelang Pilkada, KASN Pelototi 4,3 Juta ASN

Jaga Netralitas Jelang Pilkada, KASN Pelototi 4,3 Juta ASN Ketua KASN (Komisi Aparatur Sipil Negara) Agus Pramusinto (kiri) saat melakukan audiensi dengan Sekretaris Kabinet, Pramono Anung Wibowo, di Kantor Sekretariat Negara, Jumat (3/7/2020).

indopos.co.id – Ketua Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) Agus Pramusinto mengatakan pihaknya mendukung agenda Prioritas Nasional Presiden Joko Widodo. Khususnya mewujudkan Sumber Daya Manusia (SDM) ASN Unggul.

Sebagaimana diamanatkan dalam RPJMN 2020-2024. Kegiatan KASN masuk dalam Prioritas Nasional Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJM) dan Rencana Kerja Pemerintah (RKP).

Adapun pelaksanaan tugas-tugas yang diemban KASN yang diamanatkan UU-ASN, yakni melakukan pengawasan dalam pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT). Dan pelaksanaan sistem merit dalam manajemen ASN pada 719 Instansi Pemerintah. Serta turut pula mengawasi pelaksanaan seleksi pemilihan rektor pada sekitar 120 Perguruan Tinggi Negeri.

“Terdapat sekitar 20.427 posisi jabatan pimpinan tinggi yang proses pengisiannya diawasi oleh KASN. Disamping itu, KASN mengemban tugas mengawasi sekitar 4,3 juta PNS (Pegawai Negeri Sipil) terkait penerapan kode etik dan kode perilaku. Serta netralitas ASN,” ujar Agus, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (4/7/2020).

Sementara itu, Wakil Ketua Tasdik Kinanto menambahkan pihaknya ingin menjaga regulasi yang telah ditetapkan dalam manajemen ASN dapat diimplementasikan dengan baik di lapangan.

“Dinamika di lapangan luar biasa. Karena antar berbagai instansi kondisinya sering berbeda. Sedangkan ASN menuntut agar mendapatkan perlindungan karirnya. Apalagi pada daerah yang menyelenggarakan Pilkada, maka isu netralitas ASN menjadi utama dalam manajemen ASN,” jelas Tasdik.

Lebih lanjut dia mengatakan, dalam pengisian JPT di daerah, KASN ingin agar para Pejabat Pembina Kepegawaian, yakni para Walikota, Bupati, dan Gubernur terlindungi dalam mengambil keputusan. “Sehingga sesuai dengan peraturan perundang-undangan,” ujarnya.

Namun, di sisi lain, KASN juga berkepentingan agar ASN tidak diperlakukan secara sewenang-wenang. “KASN melakukan pengawasan dengan pendekatan quality assurance agar manajemen ASN berjalan dengan baik,” pungkasnya.

Sementara itu, Komisioner KASN yang membidangi pengawasan pengisian JPT, Rudiarto Sumarwono, menambahkan tingkat kepatuhan dan kualitas pengisian JPT pada instansi pemerintah, baik kementerian dan lembaga maupun pemerintah daerah makin meningkat, pada angka 88,7 persen.

“KASN akan terus meningkatkan kualitas pengawasan berbasis teknologi informasi melalui Sistem Informasi Jabatan Pimpinan Tinggi (SIJAPTI). Kita juga meningkatkan koordinasi dengan Kementerian PANRB, BKN dan Kementerian Dalam Negeri,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Kabinet Pramono Anung Wibowo menyambut baik pelaksanaan tugas dan pencapaian kinerja KASN. Menurutnya pada level nasional, yakni pengsian JPT Utama dan Madya melalui Tim Penilai Akhir (TPA) telah berjalan dengan baik. Proses TPA dibantu juga oleh BIN, PPATK dan BKN.

“Pelaksanaan pengawasan oleh KASN sangat membantu Sekretariat Kabinet. Kami sepakat untuk ditingkatkan, dan KASN membantu dalam proses Pra TPA,” pungkasnya.(dai)



Apa Pendapatmu?