Alexa Metrics

Sun Life Indonesia Hadirkan Asuransi Salam Anugerah Keluarga

Sun Life Indonesia Hadirkan Asuransi Salam Anugerah Keluarga sunlife

indopos.co.id – Sebuah survei yang dilakukan di Asia terkait dampak dari pandemi Covid-19 menunjukkan bahwa 60% responden merasa penting mempersiapkan keuangan dan perlindungan untuk kenyamanan masa depan.

Berbicara tentang perlindungan, keluarga menjadi prioritas yang ingin dilindungi, baik dari segi kesehatan, maupun finansial. Faktanya, 94,9% responden di Indonesia khawatir anggota keluarga tertular pandemi.

Mendukung masyarakat Indonesia melalui solusi perlindungan finansial terdepan, PT Sun Life Financial Indonesia (Sun Life Indonesia) memperkenalkan produk syariah terbarunya Asuransi Salam Anugerah Keluarga. Hadir dengan sejumlah manfaat, produk ini memberikan perlindungan menyeluruh bagi empat orang anggota keluarga sekaligus, dalam satu polis.

Elin Waty, Presiden Direktur Sun Life menyatakan, “Kondisi pandemi nyatanya berdampak bukan hanya pada sektor kesehatan, tapi juga sosial dan ekonomi. Kondisi ini mendorong terjadinya peningkatan kesadaran dan kebutuhan akan pengelolaan keuangan dan proteksi yang baik di tengah masyarakat. Sun Life mempertegas posisinya sebagai pionir di industri asuransi syariah tanah air dengan menghadirkan solusi keuangan berbasis syariah yang komprehensif, melalui kehadiran Asuransi Salam Anugerah Keluarga. Menjadi jenis produk proteksi lengkap yang diperuntukkan bagi keluarga Indonesia, kehadiran Asuransi Salam Anugerah Keluarga mengukuhkan misi perusahaan untuk terus membantu keluarga Indonesia mencapai kenyamanan finansial, sekaligus membawa semangat kebermanfaatan bagi sesama, khususnya di tengah kondisi yang penuh ketidakpastian seperti saat ini.”

Potret perilaku masyarakat selama pandemi dirangkum tim Alvara Research melalui Survei Alvara: Perilaku Publik Selama Covid-19. Lilik Purwandi, Deputy of CSO Alvara Research Center menjelaskan, “Pertumbuhan angka kasus positif Covid-19 di Indonesia yang signifikan, serta berbagai dampak ekonomi yang mengikuti memunculkan kecemasan di tengah masyarakat. Survei yang kami gelar menunjukkan bahwa kekhawatiran akan keselamatan dan kesehatan keluarga menjadi yang paling mendominasi (94,9%), sedangkan kekhawatiran akan kehilangan pekerjaan berada di posisi ke dua (63,3%), dan diikuti dengan dampak ekonomi seperti kenaikan harga berada di posisi ke tiga (61,8%).”

Ditambahkan Lilik, kehadiran pandemi, nyatanya mengembalikan kesadaran masyarakat akan hal yang paling esensial dalam kehidupan mereka, yaitu keluarga. Momen bersama keluarga selama pandemi, di satu sisi memberi dampak positif bagi kualitas kebersamaan keluarga. Namun di sisi lain, kekhawatiran akan kesehatan, kondisi ekonomi hingga keselamatan keluarga juga kian meningkat. Keinginan untuk memastikan kenyamanan dan keamanan setiap anggota keluarga pun menjadi sebuah keniscayaan, baik di masa kini, maupun masa depan. Salah satu cara memastikan ketenangan pikiran dan kenyamanan masa depan tentunya adalah dengan memberikan perlindungan finansial terbaik, termasuk asuransi.

Sayangnya dalam berasuransi, keluarga muda masih kerap dihadapkan pada pilihan tentang siapa yang lebih membutuhkan perlindungan asuransi, apakah ayah sebagai tulang punggung keluarga, ataukah ibu yang tak jarang juga berkontribusi pada keuangan rumah tangga sekaligus menjadi pengelola keuangan. (sro)



Apa Pendapatmu?