Alexa Metrics

Aksi Massa Tolak RUU HIP Masih Marak, Mahfud MD: Silakan Demo Tapi Jangan Merusak

Aksi Massa Tolak RUU HIP Masih Marak, Mahfud MD: Silakan Demo Tapi Jangan Merusak Massa dari berbagai organisasi kemasyarakatan (ormas) menggal aksi unjuk rasa di depan Gedung MPR/DPR/DPD, Kompleks Parelemen Senayan, Jakarta, Rabu (24/6/2020). Mereka menolak Rancangan Undang-Undang (RUU) Haluan Ideologi Pancasila (HIP) dan menuntut DPR untuk membatalkan pembahasan RUU tersebut. Foto: Suhartono/INDOPOS

indopos.co.id – Pemerintah sudah menyatakan sikap menolak dan menunda pembahasan Rancangan Undang-undang (RUU) Haluan Ideologi pancasila (HIP), tapi aksi massa masih terus bergulir.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Koordinator (Menko) Politik, Hukum dan Keamanan (Polhukam) Mahfud MD dengan tegas menyatakan tidak akan menghalangi aksi demo yang dilakukan oleh masyarakat.

“Jika mau demo tidak apa-apa itu menunjukan demokrasi tumbuh, kita tidak akan menghalangi demo. Demo silahkan asal jangan destruktif dan ikuti protokol kesehatan,” ujar Menko Polhukam, di Jakarta, Senin (6/7/2020).

Mantan Ketua MK ini juga meminta DPR kembali mempertimbangkan dan meminta masukan dari masyarakat. Ia pun kembali menegaskan bahwa terkait HIP, sikap pemerintah sudah final bahwa menolak segala tafsir tentang Pancasila dalam RUU tersebut.

Terkait adanya usulan untuk dijadikan rancangan undang-undang Pembinaan Ideologi Pancasila, Mahfud MD menjelaskan akan membicarakannya lebih lanjut.

“Ada atau tidak ada undang-undang kan sudah ada BPIP. Nah kalo sekarang mau ditingkatkan menjadi undang-undang silahkan saja. Karena tidak ada yang secara prinsip menentang Ideologi Pancasila. Itu hanya organisasi yang wajib mensosialisasikan dan membumikan Pancasila di dalam kehidupan bernegara, bukan dengan tafsir baru,” tambahnya.(rmn)



Apa Pendapatmu?