Alexa Metrics

Perkuat Industri Perikanan, RKIH: Perizinan Harus Satu Pintu

Perkuat Industri Perikanan, RKIH: Perizinan Harus Satu Pintu Ketua Umum Rumah Kreasi Indonesia Hebat (RKIH) Kris Budihardjo, dalam web talk show bertema ‘Peningkatan Daya Saing Produk Perikanan Dalam Menyongsong New Normal’, Selasa (7/7/2020).

indopos.co.id – Keluhan pelaku usaha perikanan di beberapa daerah di Indonesia yang sempat viral di media sosial soal kondisi unit usaha yang terkena dampak pandemi Covid-19 serta lamanya proses pembuatan Sertifikasi Kelayakan Perikanan (SKP) menuai respons sejumlah pihak.

Salah satunya Rumah Kreasi Indonesia Hebat (RKIH). Untuk menginisiasi keluhan tersebut, RKIH menggagas web talk show bertema ‘Peningkatan Daya Saing Produk Perikanan Dalam Menyongsong New Normal‘. Tujuannya tak lain adalah untuk mencari solusi.

Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo yang bertindak sebagai pembicara kunci pada acara ini mengatakan, adanya pandemi Covid-19 ini ternyata memberikan dampak positif pada industri perikanan Tanah Air, seiring dengan pola prilaku konsumen global di era normal baru.

“Untuk itu kementerian akan menjamin dan menjaga kualitas serta mutu perikanan sesuai standar internasional termasuk penerapan protokol kesehatan di era normal baru,” ujarnya.

Sedangkan untuk memperkuat industri perikanan, KKP akan meningkatkan ekspor, pembinaan kewirausahaan dan UMKM (usaha mikro, kecil dan menengah) serta peningkatan kontribusi UPI (unit pengolahan ikan) terkait jaminan mutu dan keamanan produk perikanan.

Selain itu, Edhy menyebutkan volume dan nilai ekspor perikanan selama 5 tahun terakhir trennya positif dengan komoditas udang, tuna, rajungan, kepiting, sotong, gurita dan rumput laut.

Sementara, Ketua Umum RKIH, Kris Budihardjo meminta agar perizinan SKP terutama di daerah dibuat satu pintu agar mempermudah para pelaku usaha dan meningkatkan potensi kelautan di Indonesia.

Kris menegaskan, permasalahan lamanya pengurusan izin SKP di Indonesia jangan  dibiarkan berlarut dan dikerjakan oleh Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP). Sehingga PDSPKP bisa fokus meningkatkan daya saing dan memasarkan produk perikanan ke pasar internasional.

“Produk kelautan Indonesia ini dapat menambah devisa negara. Apalagi Presiden Joko Widodo serius dan bersungguh-sungguh akan menjadikan produk KKP sebagai salah satu program unggulan,” tuturnya.

Oleh karena itu, Kris menyatakan siap bersinergi dan mendukung program KKP. Namun tetap kritis untuk kemajuan perikanan Indonesia. Adapun, web talk show yang digelar Selasa (7/7/2020) ini diikuti ratusan peserta dan disiarkan langsung secara streaming melalui jaringan media sosial.

Selain Menteri Kelautan dan Perikanan dan Ketua Umum RKIH, juga hadir Machmud selaku Direktur Pemasaran Ditjen Pemasaran PDSPKP, Prof Dedi Fardiaz selaku Guru Besar Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan IPB, serta Ajib Hamdani selaku Komisaris Fishon Ketua Bidang Keuangan dan Perbankan Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi).(rmn)



Apa Pendapatmu?