Herman Deru Imbau Masyarakat Tetap Produktifitas Meski di Tengah Pandemi Covid-19

indopos.co.id – Di masa Pandemi Covid-19 Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru mengajak masyarakat tetap melakukan aktifitas sehingga produktifitas tidak menurun. Akibat virus yang menakutkan tersebut menurutnya begitu banyak sekali dampak baik itu di bidang ekonomi, sosial dan lainnya. Namun setiap melakukan aktifitas Herman Deru mengingatkan harus ikuti protokol kesehatan.

“Setiap melakukan aktifitas masyarakat tetap menggunakan maskser dan selalu menjaga kesehatan, apalagi dimasa pandemi corona ini kekhawatiran yang dirasakan adalah produktifitas. Maka itu jaga ekonomi kita, yang berdagang lajulah berdagang tapi tetap ikuti protokol kesehatan,” ujar dia, saat Safari Salat Jumat di Masjid Syuhada Jalan Syuhada Lorok Pakjo Palembang, Jumat (17/7/2020).

Baca Juga :

Selain mengikuti anjuran protokol kesehatan, yang paling penting dia ingatkan kepada masyarakat untuk tetap menjaga daya tahan tubuh. “Kunci dari melawan corana itu dalah daya tahan tubuh. Jadi kalau kalau daya tahan tubuh kita kuat insya Allah aman dari corona,” ungkapnnya.

Satu hal lagi yang tak lupa diingatkan oleh Gubernur Herman Deru kepada masyarakat di masa pandemi ini adalah silaturahmi jangan pernah terputus.

Baca Juga :

“Didalam suasana ini tidak boleh lepas silaturahmi, jadi silaturahmi ini penting namun tinggal silaturhaminya masih tetap protokol kesehatan. Silaturahmi jangan terputus cara corona,” imbaunya.

Dalam safari Salat Jumat kali ini, Herman Deru mengaku bangga dapat melaksanakan sholat berjamaah di Masjid Syuhada. “Saya senang dapat sholat jumat berjamaah. melihat masjid ini luar biasa, apalagi dari kejauhan saya bangga melihat masjid ini,” ungkapnya.

Baca Juga :

Sejalan dengan program Pemerintah Provinsi Sumsel yaitu satu desa satu rumah tahfidz atau satu masjid satu rumah tahfidz, kali ini Gubernur Herman Deru memberikan bantuan untuk pembangunan TPA/TPQ nya agar dibesarkan.(sro)

Komentar

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.