Bersyukur Dapat Bantuan Pemerintah, Soleha Manfaatkan JKN-KIS

indopos.co.id – Melahirkan putranya yang keempat,Indra Arman Saragi. Soleha, 39, merasakan manfaat langsung yang diberikan oleh Pemerintah Daerah DKI Jakarta pada keluarganya. Yaitu, melalui Program JKN-KIS yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan. Menjadi peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) APBD DKI Jakarta tidak menghalangi ia mendapatkan pelayanan di rumah sakit.

”Saya benar-benar mendapatkan manfaat JKN-KIS ketika melahirkan anak saya ini pada bulan Maret 2017. Saya melahirkan melalui operasi. Untung saja pada saat itu saya dijamin oleh JKN-KIS. Kalau tidak dijamin mungkin saya akan merasa kesusahan dan bagaimana harus mencari dana untuk membayar biaya pelayanan kesehatan tersebut,” ujar Soleha saat ditemui sambil menggendong puteranya, di Jakarta Barat, Jumat (24/7/2020).

Persalinan dengan jalan cesarian section di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cengkareng, Soleha dijamin oleh JKN-KIS sepenuhnya. Sehingga Soleha dan keluarga tidak perlu khawatir akan biaya operasi dan pelayanan kesehatan lainnya. Selain itu, obat-obatan dan berobat jalan untuk kontrol pasca operasi juga dijamin oleh JKN-KIS.

”Saat itu usia kehamilaan saya sudah memasuki usia sembilan bulan, memang sudah saatnya melahirkan. Namun, perut saya sakit luar biasa. Sehingga, kami memutuskan untuk ke IGD RSUD Cengkareng yang mudah kami jangkau,” jelas Soleha.

Soleha mengaku mendapatkan pelayanan yang memuaskan. Meskipun ia merupakan peserta PBI APBD, pihak rumah sakit memberikan pelayanan yang baik dan tidak berbeda dengan pasien lain. Selain itu tenaga kesehatan yang dimiliki oleh RSUD Cengkareng juga cukup tanggap dengan kebutuhan Soleha pada saat itu.

”Ketika saya masuk IGD, dokter langsung menangani saya. Saya langsung diperiksa, dicek, dan diberikan penjelasan mengenai prosedur persalinan yang penting untuk diketahui. Kami juga tidak menunggu lama untuk ketersediaan kamar tidur. Bahkan sebelum saya pulang ke rumah saya diminta untuk kontrol ladi dan diberikan obat juga. Semuanya gratis,” tutur salah satu warga Kota Administrasi Jakarta Barat ini.(dni/adl)

Komentar

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.