Lima Pedagang Positif COVID-19, Pasar Sokaraja Banyumas Tutup Sementara

indopos.co.id– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyumas, Jawa Tengah (Jateng), bakal menutup sementara Pasar Sokaraja. Itu karena sejumlah pedagang terkonfirmasi positif Covid-19. Berdasar hasil tes usap, setidaknya lima pedagang terpapar Virus Corona.

”Pasar Sokaraja akan ditutup selama tiga hari. Mulai Senin (27/7) hingga Rabu (29/7) mendatang,” tutur Wakil Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono, di Desa Ketenger,

Baca Juga :

Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas, Jateng, Minggu (26/7).
Ia mengatakan berdasar hasil diskusi Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Banyumas, diketahui setelah dilakukan tes usap secara massal dan masif di Pasar Sokaraja, hasilnya menunjukkan ada lima pedagang dinyatakan positif Covid-19.

”Padahal, Pasar Sokaraja saya lihat tertib ya, pasarnya. Tetapi kalau setiap hari Sabtu di sana ada pasar hewan, hasil swab-nya (tes usap, red) ternyata ada 5 orang positif,” ucap Sadewo.

Baca Juga :

Oleh karena itu, kata Sadewo, Pemkab Banyumas memutuskan untuk menutup sementara Pasar Sokaraja. Itu dilakukan untuk pembersihan dan penyemprotran cairan disinfektan di dalam dan lingkungan sekitar. Setelah Pasar Sokaraja kembali dibuka, para pedagang bisa lebih tertib seperti halnya pedagang di Pasar Manis.

”Pasar Manis itu kan swab (tes usap, red) pertama itu kan cuma 1 orang positif, swab kedua kosong. Pasar Wage ada 16 orang positif (tes usap pertama 5 orang positif dan tes usap kedua 16 orang positif, red),” ulas Sadewo.

Menurut Sadewo, itu menunjukkan kalau tertib sesuai dengan anjuran pemerintah, penularan Covid-19 bisa dihentikan. ”Pasar Wage angel (sulit, red), itu pedagangnya dari luar kota banyak banget. Pasar Sokaraja pas pasar hewan hari Sabtu, pedagang dari luar kota banyak,” tegasnya.

Merujuk informasi di lapangan, berdasar hasil tes usap secara massal dan masif pada awal Juli, ada 50 orang pedagang di Pasar Sokaraja dites secara acak. Nah, satu dari 50 orang pedagang itu, diketahui positif Covid-19. Selanjutnya, pada 17 Juli dilakukan tes usap massal terhadap 150 pedagang di Pasar Sokaraja. Dan, hasilnya diketahui 5 orang dinyatakan positif Covid-19.

Berdasar data di laman covid19.banyumaskab.go.id, Kabupaten Banyumas per 26 Juli 2020, pukul 07.07 WIB, secara keseluruhan terdapat 160 orang yang dinyatakan positif Covid-19. Itu terdiri atas 31 orang dalam perawatan, 124 orang telah sembuh, dan 5 orang meninggal dunia. (ant)

Komentar

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.