Data Petani, Penyuluh Seluma Rutin Verval Simluhtan

indopos.co.id– Penyuluh pertanian pada Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Sukaraja di Kabupaten Seluma, Bengkulu kerja keras menuntaskan verifikasi dan validasi Sistem Informasi Penyuluhan Pertanian (Verval Simluhtan) pada Juli 2020. Tindak lanjut Verval pada April 2020, berlanjut awal 2021 untuk memastikan data Simluhtan 2020 lengkap dan akurat.

Verval Simluhtan BPP Sukaraja dilakukan 10 penyuluh, seorang Admin didukung sembilan penyuluh lain sebagai kontributor data-data kelompok tani (poktan) hasil update sebelumnya, mengacu wilayah binaan masing-masing. Kegiatan Verval berlangsung pada dua kecamatan, Sukaraja dan Air Periukan, wilayah kerja BPP Sukaraja.

Kinerja BPP Sukaraja diapresiasi oleh Kepala UPTD Balai Pelatihan dan Penyuluhan Pertanian Provinsi Bengkulu Darminsyah atas update data Simluhtan dan aktifnya poktan di wilayah binaan akan mempermudah alokasi program kegiatan pemerintah dan swasta tepat sasaran.

“Ini juga menjadi dasar melakukan audit semua sistem dan pihak-pihak yang memberikan bantuan sarana dan prasarana sektor pertanian,” kata Darminsyah dalam kegiatan rilis hasil Verval Simluhtan oleh BPP Sukaraja di Seluma, belum lama ini.

Baca Juga :

Tujuan utama Verval Simluhtan adalah mencocokkan data poktan dengan identitas petani mengacu Nomor Induk Kependudukan (NIK) dari Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil, Kementerian Dalam Negeri (Ditjen Dukcapil Kemendagri).

Penyuluh Deasy Mediana mengatakan, sesuai instruksi dan arahan dari Kementerian Pertanian RI khususnya Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) maka Verval Simluhtan mengumpulkan data pada unit terbawah harus akurat dan dicatat pada form isian sesuai fakta lapangan.

Baca Juga :

“Data dikumpulkan berjenjang dari bawah ke atas. Penggabungan data tiap level harus akurat, pantang mengubah data, sehingga data yang dipegang siapa pun pada setiap level akan sama,” katanya melalui keterangan tertulis yang dihimpun Pusat Penyuluhan Pertanian (Pusluhtan BPPSDMP).

Langkah Verval Simluhtan diawali update kelengkapan NIK, aktif atau tidaknya anggota dalam kegiatan poktan. Adakah anggota yang meninggal dunia atau pindah tempat tinggal, dilanjutkan evaluasi penilaian kelas poktan untuk dinaikkan atau skornya di awal tahun dilihat dari kelengkapan administrasi. Selain itu juga aktivitas poktan, aktif atau tidak mengayomi kepentingan anggotanya.

Penyuluh Pusat Lilik Winarti di Kementerian Pertanian (Kementan) RI selaku pendamping kegiatan penyuluhan pertanian di Provinsi Bengkulu, mengutip arahan Kepala BPPSDMP Dedi Nursyamsi bahwa penyuluh senantiasa update data sebagai bagian Big Data dalam KostraTani, yang akan menjadi sumber data seluruh insan pertanian.

Sumber data KostraTani berupa data SDM adalah semua data mengenai petugas, pelaku utama dan pelaku usaha bidang pertanian meliputi data petani, peternak dan pekebun, data petugas, data poktan/gapoktan, data asosiasi pelaku usaha tani, data kelembagaan petani, lembaga tani eksportir dan importir produk pertanian.

“Hal itu sesuai instruksi Mentan Syahrul Yasin Limpo bahwa KostraTani sebagai pusat kegiatan pembangunan pertanian di kecamatan. Optimalisasi tugas, fungsi dan peran BPP memanfaatkan teknologi informasi dalam mewujudkan kedaulatan pangan nasional,” kata Dedi dalam berbagai kesempatan.

KostraTani ke depan berfungsi menjadi pusat data dan informasi, pusat gerakan pembangunan pertanian, pusat pembelajaran, pusat konsultasi agribisnis dan pusat pengembangan jejaring kemitraan sebagai wujud sinergi pemerintah pusat dan daerah. (mdo/cok)

Komentar

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.