Alexa Metrics

Mentan Syahrul Dialog Interaktif dengan Penyuluh Cirebon di Gowa

Mentan Syahrul Dialog Interaktif dengan Penyuluh Cirebon di Gowa LIVE-Penyuluh BPP Gebang dialog interaktif via AOR KostraTani di Cirebon dengan Mentan Syahrul Yasin Limpo di Gowa. Foto: Ist/Kementan

indopos.co.id- Kunjungan kerja di Sulawesi Selatan (Sulsel), Menteri Pertanian (Mentan) RI Syahrul Yasin Limpo meresmikan sarana dan prasarana kampus vokasi pertanian, Polbangtan Gowa di Kabupaten Gowa pada Rabu malam (29/7/2020).

Kegiatan Mentan Syahrul didampingi Kepala Badan PPSDMP Dedi Nursyamsi dilanjutkan video conference (vicon) melalui fasilitas teknologi informasi (IT) via Agriculture Operation Room (AOR) di Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan), sehingga dapat disaksikan live oleh sejumlah petani dan penyuluh dari seluruh Indonesia.

Peresmian dihadiri Wakil Bupati Gowa Abdul Rauf dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompida) Gowa dan Bone. Sementara di Kantor Pusat Kementan RI di Jakarta, Sekretaris BPPSDMP Siti Munifah hadir sebagai partisipan live melalui AOR BPPSDMP. Begitu pula halnya Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian (Pusluhtan) Leli Nuryati hadir live melalui AOR Pusluhtan.

“Bukan cuma penyuluh BPP Gebang di Cirebon, hadir 501 partisipan video conference via AOR KostraTani pada sejumlah BPP dari seluruh Indonesia. Sementara live streaming melalui channel YouTube BPPSDMP diikuti lebih 800 partisipan. Semua antusias saksikan live kegiatan Mentan Syahrul didampingi Kepala BPPSDMP Dedi Nursyamsi,” kata Kabid Penyelenggaraan Penyuluhan, Pusluhtan BPPSDMP I Wayan Ediana usai sosialisasi KostraTani di BPP Gebang.

Dalam sambutannya, Mentan mengatakan, Polbangtan adalah salah satu kekuatan pertanian masa depan. Dengan pendidikan vokasi pertanian, Polbangtan selaku unit pelaksana teknis (UPT) pendidikan dari Kementan mempersiapkan pertanian maju, mandiri dan modern, serta membangun kemandirian petani daerah.

“Kita harapkan Polbangtan mengubah agenda pertanian kita dan beradaptasi dengan tantangan baru, baik dari segi keilmuan, sains maupun teknologi. Mereka harus lahir dari sekolah ini, kemudian menjadi wirausahawan pertanian di daerah sebagai pionir dan ciptakan lapangan kerja. Itu yang kita harapkan,” kata Mentan Syahrul.

Dalam kesempatan tersebut, seorang penyuluh BPP Gebang sempat berbincang dengan Mentan Syahrul via vicon perihal kegiatan penyuluhan pertanian. Mentan pun mengingatkan tentang fungsi, peran dan tugas BPP selaku KostraTani didukung kemampuan dan kompetensi penyuluh pertanian yang mumpuni.

Sebelumnya, Rabu (29/7/2020) pagi hingga petang, para penyuluh dan fungsional BPP Gebang mengikuti sosialisasi gerakan dan manajemen KostraTani dari Kabid I Wayan Ediana didampingi Kasubbid Informasi dan Materi Penyuluhan, Pusluhtan Septalina Pradini. Hal itu menindaklanjuti kegiatan sosialisasi KostraTani pada Jumat (24/7/2020) oleh Penyuluh Pusat Sri Mulyani.

“KostraTani memang berpusat di BPP, tapi yang bekerja dan bertanggung jawab bukan hanya penyuluh pertanian. Bisa pingsan dia, kalau semua dibebankan pada penyuluh,” kata I Wayan Ediana.
Menurutnya, penyuluh adalah fungsional utama di BPP, tapi tidak semua hal bisa dia tangani. Misalnya medik veteriner terkait sektor peternakan, analisis ketahanan pangan maupun analisis pasar hasil pertanian ditangani oleh mereka yang berkompeten.

BPP Gebang, satu dari enam BPP model KostraTani binaan Pusluhtan. Lima lainnya antara lain BPP Gantar di Kabupaten Indramayu, BPP Ciawigebang di Kabupaten Kuningan dan BPP Patokbeusi di Kabupaten Subang, kesemuanya di Jawa Barat (Jabar), sedangkan BPP Genteng di Kabupaten Banyuwangi, Jatim dan BPP Bone Pantai di Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo. (mdo/cok)



Apa Pendapatmu?