Alexa Metrics

SIG Internalisasi Core Values BUMN Akhlak

SIG Internalisasi Core Values BUMN Akhlak Direktur Utama PT Semen Indonesia (SIG) Hendi Prio Santoso.

indopos.co.id – PT Semen Indonesia (SIG) menginternalisasi core values BUMN Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif dan Kolaboratif (Akhlak). Implementasi Akhlak itu seiring transformasi semangat baru pascaperubahan logo baru Kementerian BUMN (Badan Usaha Milik Negara).

Kegiatan internalisasi itu dihadiri Wakil Menteri (Wamen) BUMN Budi Gunadi Sadikin, Deputi Bidang Sumber Daya Manusia (SDM), Teknologi dan Informasi Kementerian BUMN Alex Denni, Direktur Utama SIG Hendi Prio Santoso, Direktur SDM dan Hukum SIG Tina T. Kemala Intan, dan CEO ESQ Leadership Center Ary Ginanjar Agustian.

Acara dilakukan secara virtual pada Kamis (30/7/2020) diikuti 2.500 karyawan sejumlah lokasi operasional perusahaan. Meliputi Jakarta, Lhoknga Aceh, Indarung Sumatera Barat (Sumbar), Narogong Jawa Barat (Jabar), Cilacap dan Rembang Jawa Tengah (Jateng), Tuban dan Gresik Jawa Timur (Jatim), Pangkep Selawesi Selatan (Sulsel) dan Quang Ninh Vietnam.

Direktur Utama SIG Hendi Prio Santoso mengatakan, saat ini SIG sedang dalam proses akselerasi transformasi dan internalisasi core values BUMN Akhlak sebagai dasar pembentukan sumber daya manusia (SDA) di lingkungan perusahaan. Seiring kehadiran Akhlak sebagai budaya baru BUMN sebagai panduan berperilaku dan budaya kerja bagi seluruh insan SIG.

Hendi menambahkan, melalui perilaku Akhlak itu, diharap seluruh karyawan SIG Amanah memegang teguh kepercayaan yang diberikan. Kompeten terus belajar dan mengembangkan kapabilitas. Harmonis saling peduli dan menghargai perbedaan. Loyal berdedikasi dan mengutamakan kepentingan bangsa dan negara. Adaptif terus berinovasi dan antusias menggerakkan atau menghadapi perubahan. Kolaboratif dalam membangun kerja sama yang sinergis.

Internalisasi dan implementasi budaya Akhlak itu tidak hanya menjadi slogan. Tetapi ditanamkan pada nilai-nilai kehidupan yang tercermin dalam perilaku bekerja. Dengan begitu, memiliki sikap integritas, profesional, berkinerja andal, dan berkontribusi optimal. ”Secara bertahap, Akhlak akan terus dikomunikasikan di lingkungan perusahaan, sehingga seluruh insan SIG memahami dan mengimplementasikan dalam pekerjaan sehari-hari,” tutur Hendi.

Sementara Wamen BUMN I Budi Gunadi Sadikin menyebut BUMN terdiri dari 100 perusahaan lebih. Berbagai kegiatan usaha BUMN mulai penyuplai minyak Pertamina, listrik PLN, pengelolaan candi dan hotel dijalankan perusahaan BUMN. ”BUMN harus dikelola dengan baik dan menjadi tantangan karyawan supaya perusahaannyatumbuh dan berkembang,” tambah Budi.

Salah satu strategi harus diterapkan yaitu mengisi jajaran karyawan BUMN dengan putra-putri terbaik bangsa. SDM terbaik memiliki tatanan fisik, akal, dan tatanan hati baik menjadi syarat penting bagi karyawan. Penerapan core values  Akhlak menjadi bagian pendidikan tatanan hati bagi seluruh karyawan perusahaan BUMN.

”Tatanan bagaimana belajar dengan benar. Karena belajar tataran hati itu tidak bisa diajarkan guru. Namun, diajarkan orang tua atau atasan. Di sini, peran atasan sangat penting mengajarkan dan memberi contoh bagi karyawan,” ulas Budi.

Sementara Deputi Bidang SDM, Teknologi dan Informasi Kementerian BUMN Alex Denni menjelaskan, sebelumnya perusahaan BUMN memiliki core values masing-masing. Namun, dengan core values Akhlak, perusahaan BUMN disatukan dan menjadi satu keluarga. Dengan begitu, akan memudahkan perusahaan bertransformasi menjadi lebih baik ke depan.
Perubahan global tidak dapat dibendung, dunia semakin cepat berubah.

Tantangan industri makin kuat, kadang perusahaan tidak mengetahui siapa lawan. Dulu industri semen kompetitor sesama industri semen. Namun, saat ini kompetitor bisa datang dari berbagai lini. Teknologi mengubah lini bisnis saat ini, sudah saatnya keluar dari zona nyaman, karyawan BUMN harus bisa beradapatasi dengan kondisi terkini.

”Pencanangan core values Akhlak itu sejalan prioritas pemerintah concern mengembangkan SDM lima tahun ke depan menjadi negara dengan ekonomi terbesar nomor 4 dunia pada 2050,” harap Denni.(mdo)



Apa Pendapatmu?