Alexa Metrics

Pandemi COVID-19 Jadi Pertimbangan, Masjid Besar di Jakarta Stop Pemotongan Kurban

Pandemi COVID-19 Jadi Pertimbangan, Masjid Besar di Jakarta Stop Pemotongan Kurban Sejumlah masjid besar memiih tidak melakukan pemotongan di areal masjid. Mereka menyerahkan pemotongan di Rumah Pemotongan Hewan (RPH). Nampak aktivitas Rumah Pemotongan Hewan (RPH) di PD Dharma Jaya, Jakarta.

Indopos.co.id – Ibu kota terlihat lenggang. Aktivitas yang biasanya ramai terlihat berkurang. Sejumlah toko di beberapa perkampungan tak terlihat pengunjung ‘berseliweran’. Sebagian besar memilih menutup diri dari pagi hingga siang.

Eits…bukan karena Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Transisi. Namun, Jumat (31/7/2020), umat muslim merayakan hari raya kurban.

Perayaan yang mengundang banyak massa di sejumlah masjid ini pun mulai terlihat berkurang.

Banyak di antaranya yang tak melakukan pemotongan hewan kurban. Di antaranya Masjid Agung Sunda Kelapa. Masjid yang terletak di Menteng, Jakarta pusat itu tak melakukan pemotongan hewan kurban. ”Kita nggak ada pemotongan,” ujar Kabid Umum dan Operasional Masjid Agung Sunda Kelapa Laode kepada awak media.

Pandemi Covid-19 menjadi pertimbangan Masjid Agung Sunda Kelapa tak melakukan pemotongan hewan kurban. Belum lagi, belakangan ini, jumlah positif Covid-19 di ibu kota belum menemukan titik terang. Bahkan di antaranya sulit untuk dikendalikan.

Walupun banyak yang sembuh, namun peluang untuk peningkatan semakin besar. “Kita lebih pada menghidari kerumunan masa,” kata Laode.

Berkaca pada pengalaman sebelumnya, perayaan hari raya kurban memang mengundang banyak masyarakat untuk dating, tak sekadar melihat proses pemotongan, namun pembagian hewan kurban juga menjadi daya tarik masa cukup besar. ”Karena dari tahun sebelumnya, kerumunan masa memang cukup besar,” ungkap dia.

Kendati demikian, Laode menambahkan. jamaah masjid yang ingin melakukan kurban tetap bisa melakukan kurban. Hanya saja, hewan kurban didistribusikan kepada pihak kelurahan di areal masjid.

“Sudah ada yang nitip, tetapi saya nggak bawa listnya. Kita langsung serahkan kepada pemerintah setempat, baik pemotongan dan pembagian,” kata dia.

Sementara itu, Ketua Dewan Pengurus Masjid Agung Sunda Kelapa Aksa Muhammad menambahkan, pemotongan hewan kurban tidak dilakukan karena Jakarta masih zona merah.

Hanya saja, pihaknya masih bisa menjalankan ibadah sholat id melalui protokoler covid-19 . ”kita sulit memprediksi karena Jakarta masih dalam zon merah. Tetapi kita bersyukur pelaksanaan sholat id masih bisa kita lakukan, kalau idul fitri kemarin kan tidak bisa kita lakukan,” tukas dia. (ash)



Apa Pendapatmu?