Alexa Metrics

Khawatir Gelombang Kedua COVID-19, Inggris Perketat Aturan Penguncian

Khawatir Gelombang Kedua COVID-19, Inggris Perketat Aturan Penguncian

Indopos.co.id – Boris Johnson memerintahkan wilayah-wilyah di bagian utara Inggris kembali melakukan penguncian karena kekhawatiran akan adanya gelombang kedua virus corona.

Ratusan ribu orang di Greater Manchester, Bradford, Blackburn dan daerah lainnya dilarang mengadakan pertemuan tertutup yang melibatkan orang-orang dari rumah tangga yang berbeda.

Penguncian itu diberlakukan setelah data NHS menunjukkan jumlah penularan Covid-19 mencapai tingkat yang mengkhawatirkan di bagian Lancashire dan Yorkshire. Hal itu mendorong Johnson untuk mengambil tindakan segera dan menjaga agar warganya tetap aman.

Menteri Kesehatan Inggris, Matt Hancock mengatakan dirinya dengan berat hati menerapkan kembali tindakan penguncian. Dia juga mengatakan bahwa virus corona menyebar karena orang-orang tidak mematuhi aturan pembatasan jarak sosial.

“Kami terus mencari data terbaru tentang penyebaran virus corona, dan sayangnya kami telah melihat peningkatan tingkat penularan di beberapa bagian di Inggris Utara,” jelas Hancock.

Hancock mengatakan pihaknya telah bekerja dengan para pemimpin lokal di seluruh wilayah. Berdasarkan data memutuskan bahwa di Greater Manchester, bagian dari Yorkshire Barat dan Lancashire Timur perlu mengambil tindakan segera untuk menjaga orang tetap aman.

“Penyebaran ini sebagian besar disebabkan oleh pertemuan rumah tangga dan tidak mematuhi jarak sosial. Jadi mulai tengah malam ini, orang-orang dari rumah tangga yang berbeda tidak akan diizinkan untuk saling bertemu di dalam ruangan di daerah ini,” ungkapnya.

Hancock men jelakan, mengambil tindakan ini dengan berat hati. ”Tetapi kami melihat peningkatan jumlah penularan Covid-19 di seluruh Eropa dan bertekad untuk melakukan apa pun yang diperlukan untuk menjaga orang tetap aman,” tambahnya.

Walikota Greater Manchester, Andy Burnham menyambut aturan pembatasan itu, yang katanya akan ditinjau setiap minggu. Dia menambahkan bahwa selama beberapa hari terakhir, ada perubahan yang nyata dalam gambar di Greater Manchester sehubungan dengan penyebaran Covid-19.

“Tingkat penurunan kasus di hampir semua wilayah kami minggu lalu telah berubah menjadi sembilan dari sepuluh komunitas yang terdampak di wilayah geografi yang lebih luas,” jelasnya.

Johnson mengtakan kasus virus itu telah meningkat di sebanyak 30 tempat di Inggris dan langkah-langkah keras diperlukan untuk mencegah gelombang kedua yang benar-benar merusak.

Dia mengaku khawatir bahwa Inggris akan menghadapi puncak gelombang kedua Covid-19 dalam dua minggu kedepan, menyusul semakin meningkatnya kasus di Eropa. Dengan tingkat infeksi meningkat di setiap wilayah Inggris, No 10 membuat jelas ancaman kuncian nasional tetap ada.

“Sangat penting sebagai negara kita untuk tetap fokus dan disiplin, dan agar kita tidak menipu diri sendiri bahwa entah bagaimana kita keluar dari hutan, atau bahwa ini semua telah berakhir, karena itu tidaklah benar,” seru Johnson.

“Cara terbaik untuk menghadapinya adalah dengan penguncian lokal yang sulit. Kita perlu mengendalikannya secara lokal untuk melindungi seluruh Inggris,” tambahnya. (fay)



Apa Pendapatmu?