Alexa Metrics

Anies Sidak Pemberlakuan Ganjil-Genap, Ini Pernyataan Dirut Transjakarta

Anies Sidak Pemberlakuan Ganjil-Genap, Ini Pernyataan Dirut Transjakarta Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan (kedua kanan) melakukan sidak (inspeksi mendadak) ke Kantor Pusat PT Trasnjakarta di Jalan Mayjen Sutoyo, Cawang, Jakarta, Sabtu (1/8/2020).

indopos.co.id – Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan melakukan sidak (inspeksi mendadak) ke Kantor Pusat PT Trasnjakarta di Jalan Mayjen Sutoyo, Cawang, Jakarta jelang pemberlakuan kembali sistem ganjil-genap pada Senin (3/8/2020).

Anies tiba di Kantor Transjakarta pukul 09.45 WIB, Sabtu (1/8/2020) dan disambut oleh Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta beserta jajaran Direksi PT Transjakarta. Setibanya, Anies langsung mendengarkan paparan Direktur Utama (Dirut) Transjakarta Sardjono Jhony Tjitrokusumo.

Dalam paparannya, Jhony menyatakan siap mengantisipasi lonjakan penumpang saat kebijakan ganjil-genap diterapkan kembali.

“Insya Allah siap, sesuai arahan Gubernur agar protokol kesehatan tetap diberlakukan ketat, karena kesehatan dan keselamatan warga pengguna jasa adalah yang utama,” ujar Jhony, Sabtu (1/8/2020).

Jhony menjelaskan, sepuluh koridor yang bersinggungan langsung dengan jalur ganjil-genap ditambah 25 persen armada dari total pengoperasian armada pada Juli lalu sebagai upaya antisipasi.

“Ini dilakukan belajar dari data Asian Games ketika terjadi lonjakan penumpang sekitar 11 persen dan dengan penerapan batasan maksimum 50 persen dari kapasitas angkut. Sehingga total operasional sekitar 751 armada di sepuluh koridor itu, dan 812 armada secara keseluruhan (13 koridor),” beber Jhony.

Senada, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo memastikan tidak akan ada penumpukan penumpang di halte bus Transjakarta ketika ganjil-genap kembali. Pihaknya sudah menyiapkan bus cadangan sebanyak 10 persen dari jumlah bus yang ada. Bus cadangan tersebut disediakan untuk menjemput penumpang yang menumpuk di halte.

“Ada 10 persen bus cadangan di setiap menyusun rencana operasional. Dari total 100, maka yang masuk dalam rain off itu adalah 10 persen cadangan,” kata Syafrin.

Syafrin berharap dengan penambahan bus cadangan itu, masyarakat bisa tetap bermobilitas meski tanpa kendaraan pribadi.

Di kesempatan ini, Gubernur Anies menyempatkan diri untuk meninjau fasilitas operation command centre milik Transjakarta dan fasilitas bengkel serta depo bus di kantor pusat BUMD (Badan Usaha Milik Daerah) milik Pemprov DKI Jakarta itu.(dai)

Untuk diketahui, peraturan ganjil-genap akan kembali berlaku mulai Senin (3/8/2020). Peraturan itu berlaku di 25 kawasan yang meliputi:

1. Jalan Medan Merdeka Barat
2. Jalan MH Thamrin
3. Jalan Jenderal Sudirman
4. Jalan Jenderal S Parman, mulai simpang Jalan Tomang Raya sampai Jalan Gatot Subroto
5. Jalan Gatot Subroto
6. Jalan MT Haryono
7. Jalan HR Rasuna Said
8. Jalan DI Panjaitan
9. Jalan Jenderal Ahmad Yani, mulai simpang Jalan Bekasi Timur Raya sampai dengan simpang Jalan Perintis Kemerdekaan
10. Jalan Pintu Besar Selatan
11. Jalan Gajah Mada
12. Jalan Hayam Wuruk
13. Jalan Majapahit
14. Jalan Sisingamangaraja
15. Jalan Panglima Polim
16. Jalan Fatmawati, mulai simpang Jalan Ketimun 1 sampai dengan simpang Jalan TB Simatupang
17. Jalan Suryopranoto
18. Jalan Balikpapan
19. Jalan Kyai Caringin
20. Jalan Tomang Raya
21. Jalan Pramuka
22. Jalan Salemba Raya sisi barat dan Jalan Salemba Raya sisi timur, mulai simpang Jalan Paseban Raya sampai dengan simpang Jalan Diponegoro
23. Jalan Kramat Raya
24. Jalan Stasiun Senen
25. Jalan Gunung Sahari



Apa Pendapatmu?