Mohammad Ahsan Tak Sungkan Belajar dari Junior

indopos.co.id – Olimpiade Tokyo 2020 digelar pada  23 Juli 2021 sampai 8 Agustus 2021. Pemain bulutangkis Indonesia, Mohammad Ahsan mengincar medali di multieven dunia itu. Namun, pasangan Hendra Setiawan, itu tidak mau menjadikan Olimpiade Tokyo sebagai turnamen terakhirnya, meskipun nantinya berusia 33 tahun.

Ahsan mengatakan bahwa dirinya belum berencana gantung raket. Ia pun tetap menjaga kondisi tubuh agar selalu bugar dan siap bertanding.

“Selama masih kuat bermain, saya akan tetap bermain bulutangkis,” kata Ahsan dalam bincang-bincang bersama Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia di Jakarta, Senin (4/8).

Niat Ahsan bertanding membuatnya siap dipasangkan dengan siapa pun, jika pasangannya memilih pensiun terlebih dahulu.

Meski belum berencana pensiun dalam waktu dekat, namun Ahsan sudah memiliki gambaran untuk menggeluti bidang apa, jika waktu pensiunnya tiba.

“Saya terbuka untuk mencoba sesuatu yang baru di luar bulutangkis. Tetapi, hidup saya sepertinya tak jauh dari dunia bulutangkis. Apa pun nanti tetap saya jalankan,” terang Ahsan

Selain itu, Ahsan juga tidak mau memaksakan anaknya mengikuti jejaknya sebagai pemain bulutangkis. Dia memberikan keleluasaan bagi kedua anaknya untuk menggeluti bidang yang mereka inginkan.

Pemain yang menjadi rekan Hendra Setiawan saat meraih All England 2019 itu mengatakan bahwa kedua anaknya justru senang bermain sepeda dibandingkan bermain bulutangkis. “Bakat mereka belum terlihat di bulutangkis,” kata Ahsan.

Menurut atlet berusia 32 tahun itu, menjadi atlet butuh pengorbanan serta totalitas. Ia pun tak ingin mengarahkan sang anak untuk menekuni sesuatu yang tidak anak inginkan sejak kecil.

Apa pun keputusan sang anak akan didukung Ahsan. “Kalau memang menjadi olahragawan akan saya dukung. Kalau di luar olahraga juga tidak apa-apa,” tutur Ahsan.

Saat ini, Ahsan sedang menantikan anak ketiganya. Istri kini sedang dalam mengandung anak ketiga. Ia pun berharap agar semua berjalan dengan baik.

Mohammad Ahsan juga  rupanya bukan sosok yang malu belajar dari juniornya. Ahsan mengaku sering memperhatikan pebulutangkis muda.

Bersama Hendra Setiawan, Ahsan merupakan andalan Indonesia di sektor ganda putra selain Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon. Berbagai prestasi sudah dimenangkan Ahsan/Hendra.

Meski telah berusia 33 tahun, tetapi dia tetap orang yang mau belajar. Ahsan mengaku tidak malu untuk mengambil ilmu dari berbagai pihak.

Indonesia Dinilai Bisa Jadi Juara Grup di Piala Thomas dan Uber 2020 “Kalau dari segi permainan, saya lihat semua. Baik yang senior maupun junior, tidak ada salahnya mengambil ilmu dari semua orang,” kata Ahsan.

“Kadang-kadang saya lihat dari yang ganda campuran. Ya ambil ilmu yang bagus, kenapa tidak. Kan banyak dari yang ganda putra. Saya sering perhatikan itu.”

“Karena saya mau menambah fisik di usia seperti ini, sudah tidak ada lagi yang ditingkatkan. Mungkin motivasi saya menjadi atlet,” tambah Ahsan.

Berbagai gelar bergengsi telah dimenangkan sepanjang karier Ahsan. Di antaranya Kejuaraan Dunia 2013, 2015, 2019, serta medali emas Asian Games 2014. (bam)

Komentar

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.