Alexa Metrics

Seribu Relawan Covid-19 di Jakarta Utara Terlindungi Program BPJAMSOSTEK

Seribu Relawan Covid-19 di Jakarta Utara Terlindungi Program BPJAMSOSTEK TERLINDUNGI-Penyerahan donasi kepesertaan BPJAMSOSTEK untuk Relawan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 ilayah Kecamatan Kelapa Gading dan Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara.FOTO:IST

indopos.co.id – Kantor Cabang BPJAMSOSTEK (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan) Jakarta Kelapa Gading menyalurkan bantuan kepesertaan program BPJAMSOSTEK kepada seribu relawan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, di Jakarta Utara, Kamis (6/8/2020). Bantuan tersebut merupakan CSR dari PT Orthocare yang bergerak dalam produksi tangan dan kaki palsu untuk penyandang disabilitas.

Bantuan program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Sekretaris Kota (Sekko) Pemkot Jakarta Utara Desiputra. Hadir dalam acara tersebut Kapala Kantor Cabang (Kakacab) BPJAMSOSTEK Kelapa Gading Erfan Kurniawan, Direktur Utama PT Orthocare Indonesia Cherry Djamardi, serta para camat dan lurah dari wilayah Kecamatan Kelapa Gading dan Kecamatan Tanjung Priok.

Kakacab BPJAMSOSTEK Kelapa Gading Erfan Kurniawan, menyatakan Othocare mendonasikan dana CSR ke dalam program GN Lingkaran (gerakan nasional peduli perlindungan pekerja rentan). Sasarannya kepada seribu relawan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 untuk khususnya wilayah Kecamatan Kelapa Gading dan Kecamatan Tanjung Priok, Bantuan tersebut berupa stimulasi kepesertaan program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan untuk para relawan. Rinciannya antaralain untuk 164 relawan Kelurahan Tanjung Priok, 514 Kelurahan Papanggo, 222 relawan Kelurahan Kebon bawang, dan 100 relawan Kelurahan Pegangsaan Dua.

”Othocare adalah mitra BPJAMSOSTEK dalam penyediaan tangan dan kaki palsu kepada peserta BPJAMSOSTEK yang mengalami disablitas karena kecelakaan kerja,” ungkap Erfan. Sifat bantuan adalah stimulasi iuran selama satu bulan. ”Setelah lewat satu bulan kami harapkan teman-teman relawan bisa meneruskan iuran secara mandiri karena biayanya sangat ringan, hanya Rp16.800 perbulannya. Program perlindungan ini sangat penting untuk proteksi diri jika terjadi risiko atas pekerjaan seseorang,” ungkapnya.

Relawan Gugus Tugas Covid-19 tersebut terlindungi dalam program dasar yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM). Dikatakan, salah satu manfaat JKK adalah jika peserta mengalami kecelakaan kerja akan diberikan jaminan pemulihan tanpa batas biaya dan tanpa batas waktu perawatan. ”Dengan memiliki proteksi program BPJAMSOSTEK, pekerja akan merasa nyaman dan aman dalam bekerja,” ungkapnya.

Sementara itu Sekko Pemkot Jakarta Utara Desiputra, berharap agar kegiatan tersebut dapat memicu relawan Gugus Tugas Covid-19 atau pekerja lainnya di Jakarta Utara untuk segera mendaftarkan diri ke program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan. Menurutnya, janganlah relawan atau pekerja mendiri berharap bantuan kepesertaan dari donatur. ”Sebab iurannya sangat terjangkau hanya Rp16.800 tidak lebih mahal dari sebungkus rokok. Yang merokok bisa kurangi sebatang-sebatang untuk ikut program proteksi ini,” ungkapnya.

Direktur Utama PT Orthocare Indonesia Cherry Djamardi, mengatakan dasar pemberian donasi kepesertaan tersebut adalah rasa empati kepada relawan Covid-19. ”Basis kami adalah tenaga medis. Jiwa kemanusiaan kami memang mengharuskan untuk membantu relawan yang bertugas di garda terdepan misalnya berkomunikasi dengan korban-korban Covid-19,” ungkapnya. Menurutnya, pihaknya bermitra dengan BPJAMSOSTEK sejak 2017 sebagai penyedia tangan dan kaki palsu bagi peserta yang mengalami disabilitas karena kecelakaan kerja.(dni/mdo)



Apa Pendapatmu?