Alexa Metrics

Santunan BPJAMSOSTEK Cair ke Ahli Waris Anggota PPSU Rp277 Juta

Santunan BPJAMSOSTEK Cair ke Ahli Waris Anggota PPSU Rp277 Juta CAIR-Penyerahan bukti pencairan santunan JKK Rp227.264.800 untuk janda Almarhum Taka, seorang anggota PPSU Kelurahan Kelapa Gading Barat Jakarta Utara.FOTO:IST

indopos.co.id – Kantor Cabang BPJAMSOSTEK (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan) Jakarta Kelapa Gading mengumumkan pencairan klaim senilai Rp227.264.800 kepada Lastri, di Jakarta Utara, Kamis (6/8/2020). Lastri merupakan janda Almarhum Taka, seorang anggota PPSU (Penanganan Prasaran dan Sarana Umum) Kelurahan Kelapa Gading Barat yang meninggal dunia karena ditabrak lari saat bertugas.

”Dana santunan JKK Rp227.264.800 sudah kami transfer ke rekening Ibu Lastri,” ungkap Kapala Kantor Cabang (Kakacab) BPJAMSOSTEK Kelapa Gading Erfan Kurniawan. Menurut Erfan, penyerahan simbolis klaim JKK (Jaminan Kecelakaan Kerja) berlangsung pada 27 Juli,
oleh Gubernur DKI Jakarta Bapak Anies Baswedan di Balai Kota Pemprov DKI Jakarta. Hadir dalam acara penyerahan simbolis tersebut Direktur Utama (Dirut) BPJAMSOSTEK Agus Susanto, Deputi Direktur BPJAMSOSTEK Wilayah DKI Jakarta Cotta Sembiring, serta Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (Kadisnakertrans) DKI Jakarta Andri Yansyah.

Erfan mengatakan, Almarhum Taka, 43, sebelumnya merupakan anggota PPSU Persada Kelurahan Kelapa Gading Barat yang terdaftar kepesertaan program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di Kantor Cabang BPJAMSOSTEK Jakarta Kelapa Gading. Taka meninggal dunia setelah menjadi korban tabrak lari saat bertugas membersihkan Jalan Yos Sudarso, Kelapa Gading Jakarta Utara, Kamis, 23 Juli 2020.

Saat kejadian, korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Islam Cempaka Putih, Jakarta Pusat, untuk mendapatkan pertolongan. Namun, nyawanya tidak terselamatkan dan meninggal dunia.

”Selain santunan Jaminan Kecelakaan Kerja, kami juga memberikan bantuan beasiswa untuk kedua anak almarhum Taka, baik yang sedang sekolah dan yang masih bayi sampai nanti lulus perguruan tinggi,” ungkap Erfan di sela-sela acara penyerahan bantuan kepesertaan program GN Lingkaran (gerakan nasional peduli perlindungan pekerja rentan) kepada seribu relawan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 untuk wilayah Kecamatan Kelapa Gading dan Kecamatan Tanjung Priok.

Erfan mengatakan, pihaknya bersama Pemprov Jakarta Utara terus menyosialisasikan program BPJAMSOSTEK kepada seluruh pekerja di Jakarta Utara. Mengingat betapa pentingnya program perlindungan tersebut Erfan berharap seluruh pekerja apapun pekerjaannya dan berapapun penghasilannya agar segera mendaftar menjadi peserta program BPJAMSOSTEK. Karena program negara tersebut terjangkau oleh seluruh kalangan. ”Misalnya kepesertaan BPU (bukan penerima upah) dapat dimiliki oleh peserta pekerja informal seperti tukang parkir, driver ojek, pedagang kaki lima, dsb dengan iuran hanya Rp16.800 untuk program Jamnan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian (JKM) perbulan mendapatkan manfaat proteksi yang sama dengan peserta yang levelnya direktur perusahaan,” ungkapnya.

Salah satu manfaat yang sangat penting itu adalah perlindungan dari program JKK. Dangan program JKK tersebut peserta berak mendapatkan fasilitas pemulihan kecelakaan kerja tanpa batas biaya dan tanpa batas waktu perawatan. ”Walau dengan iuran hanya Rp16.800, peserta kita cover seluruh biaya medisnya sampai sembuh, seberat apapun kasus cederanya, tanpa harus keluar biaya sepeserpun dari kantong pribadi di rumah sakit,”cetusnya.(dni/mdo)



Apa Pendapatmu?