Alexa Metrics

Almarhum Anggota PPSU Wariskan Santunan Rp42 Juta kepada Istri

Almarhum Anggota PPSU Wariskan Santunan Rp42 Juta kepada Istri AHLI WARIS-Penyerahan santunan JKM Rp42 juta untuk janda Almarhum PPSU Kelurahan Kelapa Gading Timur, Jakarta Utara.FOTO:IST

indopos.co.id – Musibah kematian pasti akan menimpa siapa saja tanpa memandang profesi dan status sosial. Seperti petugas PPSU (Penanganan Prasaran dan Sarana Umum) Kelurahan Kelapa Gading Timur Ahmad Gunawan yang meninggal dunia karena sakit. Almarhum mewariskan Rp42 juta dari program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.

”Dalam kondisi saat ini (dampak Covid-19) jangankan musibah meninggal dunia. Musibah kebakaran rumah saja akan sangat berat dalam melanjutkan hidup jika tidak ada asuransi,” ungkap Sekretaris Kota (Sekko) Pemkot Jakarta Utara Desiputra di sela penyerahan santunan simbolis kepada ahli waris Almarhum Ahmad Gunawan, di Jakarta Utara, Kamis (6/8/2020). Hadir dalam acara tersebut Kepala Kantor Cabang (Kakacab) BPJAMSOSTEK Kelapa Gading Erfan Kurniawan serta para camat dan lurah dari wilayah Kecamatan Kelapa Gading dan Kecamatan Tanjung Priok.

Menurut Desiputra, terlebih lagi jika seorang pencari nafkah keluarga tiba-tiba meninggal dunia. Apalagi keluarga tersebut dari kalangan menengah ke bawah. Tentu saja keluarga yang ditinggalkan akan sangat berat melanjutkan hidup. Maka, kata Desiputra, di sinilah pentingnya memiliki kepesertaan program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.

”Saya sudah banyak menyaksikan keluarga-keluarga yang ditinggalkan mendapatkan santunan dengan nilai yang sangat layak. Saya berharap santunan ini bermanfaat untuk keluarga yang ditinggalkan oleh saudara Ahmad Gunawan,” ungkapnya. Dalam kesempatan tersebut Desiputra mengistruksikan kepada camat dan lurah yang hadir untuk meningkatkan koordinasi dengan BPJAMSOSTEK untuk tugas-tugas sosialisasi dan akuisisi kepesertaan program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan. ”Bantu dengan data yang lengkap agar dapat dijadikan peluang dan tindak lanjut untuk pendaftaran peserta baru,” ungkapnya.

Desiputra mengaku dirinya selalu mendorong lurah dan camat untuk membantu tugas-tugas perluasan kepesertaan program BPJAMSOSTEK di Jakarta Utara. Dirinya berharap, seluruh pekerja di Jakarta Utara terlindungi oleh program BPJAMSOSTEK. Sementara itu Kakacab BPJAMSOSTEK Kelapa Gading Erfan Kurniawan mengaku selama ini selalu bersinergi dengan Pemkot Jakarta Utara untuk perluasan kepesertaan BPJAMSOSTEK.

”Selama ini kami selalu dibantu oleh Bapak Wali Kota, Bapak Wakil Wali Kota, Bapak Sekko, para camat dan lurah dalam bersosialisasi maupun akuisisi kepesertaan. Hanya saja selama pandemi Covid-19 ini intensitasnya mulai jarang karena harus physical distancing. Mudah-mudahan pamdemi ini segara berakhir sehingga sinergi bisa digencarkan lagi,” ujar Erfan.

Menurut Erfan, seluruh anggota PPSU dan pekerja PJLP (Penyedia Jasa Lainnya Orang Perorangan) di DKI Jakarta tercover program BPJAMSOSTEK. Dirinya berharap seluruh pekerja formal maupun informal juga terdaftar kepesertaan program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan. ”Terutama untuk pekerja informal ini yang potensinya sangat besar di Jakarta Utara. Kami tidak mungkin dapat menjangkau seluruh pekerja informal yang begitu banyak variannya tanpa dibantu para pihak terutama dari jajaran Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara,” tegasnya.(dni/mdo)



Apa Pendapatmu?