Alexa Metrics

Polda Bali Lepasliarkan 25 Penyu Hasil Sitaan

Polda Bali Lepasliarkan 25 Penyu Hasil Sitaan Aparat Ditpolair Polda Bali Melepas Liarkan sejumlah penyu hasil operasi penyelamatan. (Foto: antaranewscom)

indopos.co.id – Kawanan penyu akhirnya bisa bergerak bebas. Itu setelah 25 ekor penyu hasil sitaan tersebut dilepas liarkan di Pantai Kuta. Satwa dilindungi itu, diselematkan dari kasus penyelundupan oleh delapan tersangka.

Sebetulnya, ada 36 ekor penyu. Namun, untuk kepentingan penyelidikan, 11 ekor penyu dijadikan barang bukti. Tentu, setelah selesai penyelidikan juga akan dilepas. Pelepasliaran dilakukan secara kolektif Direktorat Kepolisian Perairan (Ditpolair) Polda Bali dan BKSDA Bali. ”Jumlah penyu kami lepasliarkan 25 ekor,” tutur Direktur Polairud Polda Bali Kombes Toni Effendi, di Pantai Kuta, Rabu (5/8).

Penyu paling besar berdiameter 80 cente meter (cm). Sejumlah tersangka sudah dalam proses. Saat ini, delapan tersangka masih ditahan. Selanjutnya, akan diserahkan ke jaksa, untuk disidangkan di Pengadilan.

Sebelumnya, 36 penyu itu ditangkap di perairan Kerajakan. Berdasar rencana, sejumlah penyu itu akan dibawa ke Pulau Serangan memakai perahu jukung bermesin. ”Sudah 25 penyu dilepasliarkan. Mudah-mudahan 25 penyu itu selamat, beranak-pinak, kembali bertelur di Bali,” beber Effendi.

Selama ini, barang bukti penyu dititipkan di TurtleEducation and Conservation Center sebagai tempat komservasi penyu. Pelepasliaran 25 penyu itu melalui dua tahapan. Tahap pertama memastikan kondisi satwa sehat, dan kedua satwa tergolong masih layak.

”Satwa belum tentu bisa dilepasliarkan kalau terlalu jinak. Jadi, kalau penyu sudah melewati evaluasi dan tahapan itu, dua-duanya sudah oke. Sehingga sejumlah penyu tersebut bisa  dilepaskan,” tambah Kepala Balai KSDA Bali Agus Santosa.

Untuk penyu dengan umur 30-40 tahun punya diameter lebih kecil yaitu 115 cm. Sejumlah penyu dengan waktu bertelur akan dilepasliarkan juga. ”Mudah-mudahan bisa bertelur kembali ke Bali, lima dari enam jenis penyu di dunia ada di Indonesia. Nah sekarang di Bali ternyata hanya satu jenis, setelah diamati hanya satu jenis penyunya yaitu penyu hijau. Mudah-mudahan nanti kedepan akan dipenuhi jenis-jenis penyunya,” harapnya.

Santoso menjelaskan kasus penyelundupan penyu di Bali, menurun sejak 10 tahun terakhir. Itu berdasar data statistik. Selanjutnya, akan ada pelepasliaran penyu di Pantai Sabu, Gianyar, dengan target 2 ribu penyu. (ant)



Apa Pendapatmu?