Alexa Metrics

M Bloc Space Kembangkan Area Fase Kedua

M Bloc Space Kembangkan Area Fase Kedua M Bloc Space akan melakukan pengembangan area fase kedua dengan luas sekitar 1.500 meter persegi.

indopos.co.id – Hadir di kala Pandemi, M Bloc Space akan melakukan pengembangan area fase kedua dengan luas sekitar 1.500 meter persegi. Karena yang sebelumnya hanya 6.500 meter persegi, maka totalnya berkisar 8 ribu meter persegi.

Pihak Perusahaan Umum (Perum) Percetakan (Peruri) sebagai kolaborator sekaligus pemilik lahan belum lama ini telah memercayakan kembali dua gudang kosong milik mereka yang berukuran 650 meter persegi dan 450 meter persegi untuk dikelola juga oleh PT Ruang Riang Milenial (pengelola M Bloc Space) selama beberapa tahun ke depan.

Kedua gudang yang telah dibangun sejak dekade 1970-an tersebut sebelumnya digunakan sebagai tempat penyimpanan berbagai alat produksi uang, dokumen berharga milik negara hingga fasilitas olahraga karyawan Peruri. Rencananya gudang itu dialhfungsikan menjadi The M Bloc Market, Museum Gallery dan Community Hall.

Fokus utama The M Bloc Market ini adalah menjadi outlet premium bagi rantai pasokan yang berasal dari para produsen UKM lokal terkemuka dan para pendatang baru terkurasi yang menurut kami usahanya layak untuk didukung.

Ada tiga etos yang dijunjung tinggi sekaligus menjadi panduan The M Bloc Market dalam mengarungi bisnis kelontong berkelanjutan ini, yaitu wellness (hidup sehat), traceability (keterlacakan), dan locality (lokalitas).

Pada pengembangan M Bloc Space fase kedua yang bekerja sama dengan Peruri ini juga merambah pada dukungan teknologi yang advanced dari Peruri Trust, sebuah layanan digital security bagi The M Bloc Market yang berbasis track and trace.

Direktur Keuangan Peruri Winarsih Budiriani mengatakan, melihat respons positif dari masyarakat sangat tinggi terhadap M Bloc, pihaknya tentunya sangat antusias untuk mengembangkan M Bloc fase kedua sebagai bentuk optimalisasi aset Peruri.

“Kami menggunakan bekas gudang produksi dan pembuatan tinta dalam proyek M Bloc fase kedua. Ini diharapkan dapat memberikan nilai lebih bagi masyarakat dan menjadi bukti konkret Peruri dalam mendukung peningkatan kapasitas UMKM (usaha mikro kecil dan menengah) di Indonesia,” ujarnya kepada INDOPOS melalui keterangan tertulis, Jumat (7/8/2020).

Sementara, Direktur Utama Peruri Dwina Septiani Wijaya menyebutkan, Peruri memberikan sentuhan teknologi digital terhadap UMKM yang menjadi bagian dari pengembangan M Bloc fase kedua melalui produk digital Peruri, track and trace.

“Kami berharap konsumen atau masyarakat dapat melakukan pengecekan keaslian atau otentikasi dari identitas geografis Indonesia dari produk UMKM seperti kopi, sayuran, buah atau produk lokal lainnya,” kata Dwina.

Melalui hal ini, konsumen akan mendapatkan rasa trust mengenai sumber produk-produk yang dikonsumsinya. Semoga dengan hal ini Peruri mampu memberikan value creation kepada UMKM local baik yang ada di perkotaan maupun di daerah.

Pendiri sekaligus Chief Executive Officer PT Ruang Riang Milenial yang mengelola M Bloc Space, Handoko Hendroyono mengucapkan berterima kasih dan bersyukur atas kepercayaan yang kembali diberikan Peruri kepad pihaknya untuk mengelola kedua aset berharga itu. “Semoga memberikan faedah bagi komunitas dan lingkungan sekitar,” tuturnya.

Adapun proses perencanaan pengembangan area dilakukan oleh arsitek Jacob Gato Sura dan tim Arcadia Architects. Jacob sendiri juga merupakan salah seorang pendiri M Bloc Space yang mendesain ulang area bekas rumah karyawan dan gudang produksi uang milik Peruri menjadi ruang kreatif publik dan wisata kuliner seperti yang dikenal sekarang.

Rencananya, M Bloc Space fase kedua ini akan mulai dipugar bulan ini dan bakal dibuka untuk umum pada awal tahun depan.(mdo)



Apa Pendapatmu?