Alexa Metrics

Karhutla, Guyur Palembang 4,6 Juta Liter Air

Karhutla, Guyur Palembang 4,6 Juta Liter Air Sejumlah kru melakukan perakitan helikopter Mi-8 untuk penanganan Karhutla di Pangkalan Udara Sri Mulyono Herlambang (Lanud SMH) Palembang,Sumsel, Senin (29/6). (Foto: ANTARA/Fenny Sely)

indopos.co.id – Helikopter pembom air telah menumpahkan 4,6 juta lebih air untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Air berjuta-juta kubik itu, menyasar 51 titik Sumatera Selatan (Sumsel) satu bulan terakhir. 

 

Kepala Bidang Penanganan Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel Ansori, menyebut heli pembom air mulai dikerahkan untuk pemadaman sejak 25 Juni 2020 saat terjadi kebakaran di Desa Tanjung Batu Kabupaten Ogan Ilir. ”Ada lima unit helikopter sudah bergerak memadamkan ke delapan kabupaten,” tutur Ansori, di Palembang, Sumsel, Kamis (6/8).

 

Menurut Ansori, terdapat total delapan unit helikopter siap siaga untuk operasi pemadaman karhutla tahun ini. Meliputi Heli Kamov 321 BC PK-IKR, Heli Sikorsky S61N/C-FXEC, Heli MI8 RA-22700, Heli MI8 RA-22583, Heli MI8 RDPL 34140, Heli RDPL 34230, Heli MI-8AMT RA-24699, Heli MI-8AMT RA-24427.

 

Namun, baru lima helikopter terbang menjalankan misi pemadaman kebakaran. Yaitu Heli Kamov 321 BC PK-IKR 2,3 juta liter air, Heli Sikorsky S61N/C-FXEC 1,7 juta, Heli MI8 RA-22700 288 ribu, Heli MI8 RA-22583 236 ribu, dan Heli MI-8AMT RA-24699 32 ribu.

 

Sementara 26 dari 51 lokasi pemadaman, titik terbanyak berada di Kabupaten Muara Enim, Ogan ilir delapan, Pali tujuh, Musi Banyuasin tiga, Musi Rawas tiga, Banyuasin dua, OKI dua, dan OKU Timur satu. ”Total boombing sudah dilakukan 1.046 kali dalam 33 kali penerbangan,” tambah Ansori.

 

Kesiapsiagaan armada udara pemadam karhutla akan terus ditingkatkan jelang puncak musim kemarau. Disebut-sebut puncak kemarau terjadi pada Agustus-September 2020. (ant)



Apa Pendapatmu?