Alexa Metrics

Bantu UMKM, Ekosistem Digital Nelayan di Kotabaru Pulau Laut Terus Digeber

Bantu UMKM, Ekosistem Digital Nelayan di Kotabaru Pulau Laut Terus Digeber BNI KUR

indopos.co.id – Ekosistem digital bagi nelayan tangkap di Kotabaru, Pulau Laut, Kalimantan Selatan, terus digeber. Misalnya seperti yang dilakukan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI). Pembangunan ekosistem di Kotabaru, Pulau Laut disertai penyaluran kredit kepada nelayan binaan.

Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) pada nelayan, KUR tersebut menambah portofolio penyaluran KUR BNI 2020. Hingga 31 Juli 2020 KUR yang disalurkan BNI mencapai Rp9,76 triliun yang menyentuh 257.616 penerima KUR di seluruh Indonesia.

Untuk diketahui, sebagai bentuk upaya pemulihan ekonomi nasional, Bank BUMN (Badan Usaha Milik Negara) tersebut semakin giat membantu usahawan mikro kecil dan menengah untuk segera bangkit.

Dalam pelaksanaannya, BNI menggandeng mitra startup yang bergerak dibidang perikanan. Kerja sama berfokus kepada pengembangan Usaha Mikro Kecil dari Menengah (UMKM) di sektor perikanan menggunakan ekosistem digital.

“Ekosistem yang terbentuk dapat melayani seluruh kebutuhan nelayan atau petambak. Mulai dari kebutuhan melaut, menjamin penyerapan hasil tangkapan nelayan, hingga menghubungkan produk-produk hasil laut ke pasar ekspor,” ujar Pgs Head of Region BNI Wilayah Banjarmasin, Untung Rahmat Basuki dalam keterangan persnya, Jumat (7/8/2020).

Dengan sinergi ini, kata dia, semangat memajukan UMKM di sektor kelautan dan perikanan tidak hanya terbatas pada akses modal melalui pinjaman KUR. Namun juga memberikan akses layanan perbankan lain dan juga pendampingan melalui program Kemitraan.

“Nelayan dapat mengakses pembiayaan dengan mudah dan murah, disertai pendampingan yang akan diberikan untuk meningkatkan produktivitas nelayan,” jelasnya.

Selain itu, BNI juga memberikan tambahan pelatihan keterampilan bagi Ibu-ibu nelayan dalam mengolah hasil laut, pelatihan pemasaran dan packaging, literasi keuangan, serta penjualan hasil tangkapan nelayan pasar ekspor melalui jaringan pasar mitra BNI.

“Peran BNI pada gerakan ini dimaksudkan untuk memastikan agar para nelayan mendapatkan akses pembiayaan yang murah dan mudah, serta dengan menghadirkan pembinaan,” ujar Untung.

Dengan demikian, kata dia, nelayan didorong makin fokus meningkatkan hasil tangkapannya karena hasil tangkapan sudah pasti mendapatkan pembeli.

“Fungsi pendampingan kepada nelayan juga akan dilakukan dengan melibatkan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten setempat,” jelas Untung.

Sementara itu, Pemimpin Divisi Bisnis Usaha Kecil 2 BNI Bambang Setyatmojo menambahkan. kerja sama dengan mitra startup di Pulau laut tersebut merupakan perluasan atas pembangunan ekosistem nelayan kerjasama dengan mitra-mitra start-up dibidang perikanan.

Direktur Bisnis Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) BNI Tambok P Setyawati menambahkan, pihaknya akan tetap terus mensukseskan pembangunan perekonomian Indonesia. Serta menyalurkan pembiayaan bagi segenap nelayan guna mewujudkan masyarakat Indonesia yang sejahtera

“Hal ini sejalan dengan program pemerintah dibidang perikanan khususnya dalam hal perluasan pasar laut Indonesia maupun leveling produk produk UMKM sektor kelautan dan perikanan,” pungkasnya.(dai)



Apa Pendapatmu?