Alexa Metrics

Kewalahan Hadapi Lonjakan COVID-19, Sejumlah Daerah Diperketat

Kewalahan Hadapi Lonjakan COVID-19, Sejumlah Daerah Diperketat

indopos.co.id – Adaptasi kehidupan normal baru telah diterapkan. Namun, praktik tersebut tidak serta merta menekan kasus Covid-19. Sebaliknya, sejumlah daerah kewalahan menghadapi lonjakan virus made in Wuhan, Hubei, China tersebut.

Tidak disangkal, beberapa daerah mengalami lonjakan kasus Covid-19. Sebut misalnya, Pekanbaru Riau, Kepulauan Riau, Bengkulu, Banda Aceh, dan Kebupaten Sleman. Daerah-daerah itu, terpaksa kembali memperketat aturan protokol kesehatan Covid-19.

Merespons kondisi itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) di bawah koordinasi Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) membagi masker serentak pada 17 kecamatan.

”Beberapa hari terakhir Kabupaten Sleman kasus positif Covid-19 menanjak signifikan,” tutur Plt Kepala Satpol PP Kabupaten Sleman Arif Pramana, di Sleman, Yogyakarta, Jumat (7/8).

Pembagian masker gratis serentak itu, bertepatan dengan momentum Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke-75. Kegiatan itu, diharap masyarakat lebih disiplin mengenakan masker. Masker disebar di setiap kecamatan bersejumlah 500 buah. Kecuali di lokasi Denggung, wilayah Kecamatan Sleman dan Kecamatan Berbah dibagi sejumlah 1.000 masker.

”Total ada 9.500 masker dibagikan,” tegas Arif. Bupati Sleman Sri Purnomo bersama Forkompimda terlibat langsung pembagian masker kepada pengendara yang melintas, kemudian dilanjutkan ke Pasar Denggung, dan Foodcourt Denggung.

”Syukurlah, masyarakat Sleman disiplin menerapkan protokol kesehatan,” ucap Sri Purnomo. Berdasar pantauan itu, hanya ada dua hingga tiga orang kedapatan tidak memakai masker. Itu juga dengan alasan lupa dan terburu-buru. Masyarakat diingatkan menerapkan protokol kesehatan sebelum bepergian.

”Jangan jadikan terburu-buru sebagai alasan hingga mengabaikan protokol kesehatan,” ingat Purnomo.

Saat ini, Pemkab Sleman belum memberlakukan sanksi bagi pelanggar masker. Sebelum memberlakukan Peraturan Presiden (Perpres) tentang tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19, edukasi dan sosialisasi jauh lebih penting.

”Utamakan edukasi sebelum menerapkan sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan,” ucapnya. (ant)



Apa Pendapatmu?