Alexa Metrics

Jelang Liga Champions, Langkah Gontai Frank Lampard

Jelang Liga Champions, Langkah Gontai Frank Lampard Frank Lampard

indopos.co.id – Pekan lalu, The Blues Chelsea gagal mengamankan gelar juara Piala FA. Gelar itu disambar tim sekotanya, Arsenal. Gengi Lampard sebetulnya terusik dengan kekalahan itu. Apa boleh buat, lawan lebih bugar. Lawan lebih cerdas. Ia akan coba kembali di arena yang sama tahun depan. ‘’Saya sudah melupakannya,’’ sebut Lampard, Rabu (5/8) kepada Sportsmail.

Rasa kesal tampaknya belum pergi juga dari Lampard kala itu.  Mungkinkah rasa kesal itu masih tersisa hingga sekarang. Sepertinya tidak. Setidaknya itu terlihat dari wajah cerianya tatkala memimpin anak asuhannya berlatih di Cobham.

Lampard sudah pasrah dengan keadaan. Membalikkan keadaan, tentu itulah yang diharapkan. Kalaupun itu tidak bisa, ia tidak perlu kecewa. Membalikkan ketinggalan 0-3 di kandang lawan adalah sebuah mission imposible. ‘’Ajaib kalau bisa,’’ tulis The Sun, kemarin.

Lampard bertarung di Allians Arena dengan pasukan seadanya. Di bawah mistar gawang memang ada Willy Cabellero. Itu sudah pasti. Kepa Arrizabalaga harus duduk manis di bangku pemain cadangan. Keduanya bisa bertukar posisi kalau ada hal yang luar biasa.  Kepa harus tahu. Lampard sudah tidak percaya lagi kepadanya.

Persoalan riil Chelsea ada di lini tengah. Pemain yang diharapkan Lampard jadi pesakitan semua.  Menurunkan N’Golo Kante terlalu berrisiko. Itu bahkan bisa membunuh karirnya. Ia belum fit betul. Lampard ingin memastikan dia siap untuk musim depan saja. Jorginho juga absen karena akumulasi kartu.

Willian bikin Lampard patah arang. Rasa-rasanya hati pemain asal Brasil itu sudah ada di rumah tetangganya Arsenal. Pekan lalu, reporter televisi masih mengatakan, Willian sengaja disimpan untuk Liga Champions. Tetapi perkembangan terakhir soal terus tidaknya Willian di Chelsea semakin tidak jelas.

Bagaimana dengan pengisi psisi lini depan?  Mason Mount tampl sebagai winger kanan. Di kiri ada Callum Hudson-Odoi. Penyerang tengah dipercayakan kepada Olivier Giroud. Chelsea kini berharap kenangan indah di Stadion Allianz.

Chelsea memastikan gelar juara Liga Champions 2011-2012 di sana setelah mengalahkan Bayern lewat adu penalti . The Blues menang 4-3. Di waktu normal dan perpanjangan, kedua tim berbagai angka 1-1. Hanya itu nilai positifnya.

Padahal, lawannya adalah Bayern Munchen. Munchen adalah wajah Bundesliga. Representasi itulah yang terlihat pada pertandingan pertama ketika mereka tampil superior di Stamford Bridge. Semua bintangnya siap merumput. Chelsea berharap tidak kebobolan banyak gol lagi. (*)



Apa Pendapatmu?