Alexa Metrics

Jelang Pilgub Sulawesi Utara, Elektabilitas Petahana di Atas 60 Persen

Jelang Pilgub Sulawesi Utara, Elektabilitas Petahana di Atas 60 Persen Peneliti Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, Ikrama Masloman.

indopos.co.id – Peneliti Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, Ikrama Masloman mengatakan, dengan atribusi program dan capaian yang telah dilakukan, kekuatan petahana dalam hal ini Olly Dondokambey, diapresiasi positif pada Pilgub (pemilihan gubernur) Sulawesi Utara.

“Dengan elektabilitas perkasa di atas 60 persen. Sedangkan barisan para penantang suaranya di bawah 10 persen,” jelasnya, dalam salah satu temuan survei LSI Denny JA yang dilansir Minggu (9/8/2020).

Survei LSI dilakukan April 2020 dengan menggunakan 800 responden, mengangkat tema ‘5 Bulan Jelang Pilkada Sulut, Kekuatan Petahana dan Peluang Penantang’.

Survei dilakukan dengan sampel di seluruh kabupaten/kota di Sulawesi Utara, menggunakan metode multistage random sampling. Wawancara dilakukan secara tatap muka dengan menggunakan kuesioner. Margin of error survei ini 3,5 persen.

Ikram menjelaskan, keperkasaan petahana tergambar dari elektabilitas para calon gubernur petahana Olly Dondokambey yang didukung sebesar 62 persen. “Dari elektabilitas para bakal calon gubernur Sulawesi Utara, pemilih militan atau strong supporters, kubu petahana meraih suara  di atas 45 persen,” terangnya.

Ikram menjelaskan, mengapa Elektabilitas Petahana Sangat kokoh. Pertama, tingkat kepuasan terhadap petahana di atas 80 persen.

“Mereka yang puas dan cukup puas dengan kinerja Olly Dondokambey sebagai petahana sebesar 84,7 persen. Sedangkan yang menyatakan kurang puas dan tidak puas sama sekali hanya sebesar 11,4 persen,” ujarnya.

Selain kepuasan persepsi keberhasilan petahana diapresiasi lebih tinggi, mereka yang menyatakan petahana sangat berhasil dan cukup berhasil sebesar 85,5 persen. Sedangkan yang menyatakan kurang berhasil dan tidak berhasil sama sekali kurang dari 10 persen. Yaitu hanya sebesar 9,5 persen.

Alasan kedua kenapa elektabilitas petahana kokoh, yaitu tingkat popularitas atau pengenalan yang tertinggi juga tingkat kesukaan yang tinggi, Olly Dondokambey dikenal oleh 90,5 persen dan disukai sebesar 91,4 persen.

Alasan keempat kenapa petahana kokoh, tergambar dari persepsi menginginkan kembali petahana yang tinggi.

“Mereka yang menginginkan petahana menjabat kembali sebagai Gubernur Sulawesi Utara sebesar 69 persen. Mereka yang tidak menginginkan sebesar 14,8 persen dan yang tidak menjawab sebesar 26,2 persen,” jelas Ikram.

LSI mengingatkan, saat ini tersisa 5 bulan menjelang pencoblosan. “Elektabilitas petahana akan bertahan, jika sentimen positif terhadap kinerja terjaga. Suara kompetitor masih berpotensi naik, jika ada kenaikan popularitas dan strategi politik yang tepat dalam menjangkau pemilih yang luas,” pungkasnya.(mdo)



Apa Pendapatmu?