Alexa Metrics

Jadi Penghuni Lapas Salemba, Djoko Tjandra Diisolasi 14 Hari Lebih Banyak Diam dan Senyum

Jadi Penghuni Lapas Salemba, Djoko Tjandra Diisolasi 14 Hari Lebih Banyak Diam dan Senyum Djoko Tjandra saat ini menjadi tahanan Lapas Salemba. (Foto: ANTARA)

Indopos.co.id – Sejak Sabtu (8/8), terpidana kasus korupsi Bank Bali Djoko Tjandra resmi menjadi penghuni Lembaga Pemasyarakatan Salemba, Jakarta Pusat. Tidak mudah bagi taipan asal Kalimantan Barat itu menyesuaikan diri di lingkungan Lapas.

Di sebuah ruang tahanan yang cukup bersih di bagian isolasi Lapas Salemba, Djoko Tjandra ditempatkan oleh petugas hingga 14 hari ke depan. Pendiri kelompok usaha Mulia Grup ini ditempatkan seorang diri dan belum boleh bertemu dengan penghuni lain.

Petugas pun yang datang melayani dia menjaga jarak dengan protokol kesehatan standard. “Dia lebih banyak diam, paling mengangguk dan tersenyum kalau pas kita temui,” kata seorang petugas yang menolak namanya disebut.

Dikatakan, dalam keseharian selama 14 hari ke depan, Djoko akan mendapat perlakuan khusus oleh petugas hingga memastikan dia aman dari Covid-19. “Soalnya kalau misalnya dia terkena (Covid-19), ini bahaya bisa menularkan tahanan dan petugas lain,” katanya.

Menurut sumber tersebut, semua tahanan atau narapidana baru yang masuk Lapas Salemba memang mendapat perlakuan serupa dengan yang dialami Djoko Tjandra. “Kayanya sih Djoko Tjandra akan bisa segera menyesuaikan diri di (Lapas) Salemba,” pungkasnya.

Diketahui, setelah berkas pemeriksaan kasus Djoko Tjandra dianggap cukup, polisi lalu memindahkan penahanannya ke Lapas Salmeba. Sebelum bergabung dengan tahanan dan narapidana lain, Djoko harus enjalani isolasi mandiri selama 14 hari sesuai dengan protokol kesehatan penanganan Covid-19.

“Saat ini, Djoko Tjandra melaksanakan isolasi mandiri selama 14 hari sesuai dengan protokol kesehatan penanganan Covid-19 sekaligus menjalankan masa pengenalan lingkungan (mapenaling) di sel isolasi,” kata Kabag Humas dan Protokol Ditjen Pemasyarakatan Kemenkumham Rika Aprianti dalam keterangannya di Jakarta.

Rika mengatakan setelah 14 hari selesai menjalanakan isolasi mandiri, mapenaling, dan juga hasil “rapid test” (tes cepat) Covid-19 menunjukkan hasil nonreaktif, maka Djoko Tjandra akan ditempatkan bersama tahanan lainnya di kamar blok hunian untuk menjalankan pidana dan program pembinaan.

Lebih lanjut, ia menjelaskan Djoko Tjandra per 31 Juli 2020 telah dieksekusi oleh Kejaksaan dan menjadi narapidana dengan ditempatkan sementara di Rutan Salemba Cabang Bareskrim Polri karena masih dibutuhkan pemeriksaannya oleh Bareskrim Polri.

“Pada Jum’at (7/8), narapidana atas nama Djoko Tjandra selesai dilakukan pemeriksaan oleh Bareskrim. Oleh karena itu selanjutnya Djoko Tjandra dikembalikan ke Rutan Salemba,” ucap Rika.

Selanjutnya pada hari yang sama, kata dia, Djoko Tjandra dipindahkan ke Lapas Salemba untuk menjalankan pidananya sebagai warga binaan. Sekadar diketahui, dalam kapasitasnya sebagai Direktur PT Era Giat Prima, Djoko Tjandra dijerat dakwaan berlapis oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ridwan Moekiat. Di dakwaan primer, Djoko didakwa telah melakukan tindak pidana korupsi berkaitan dengan pencairan tagihan Bank Bali melalui cessie yang merugikan negara sebesar Rp 940 miliar.

Kemudian Mahkamah Agung menjatuhkan hukuman terhadap Djoko dan mantan Gubernur Bank Indonesia Syahril Sabirin, masing-masing dengan pidana penjara selama dua tahun pada 2009. Mereka terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi dalam perkara pengalihan hak tagih piutang (cessie) Bank Bali.

Akan tetapi, Djoko kabur ke Papua Nugini sebelum dieksekusi. Dia menjadi warga negara Papua Nugini pada 2012. Sebelumnya, Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo mengatakan bahwa pemeriksaan terhadap Djoko Tjandra untuk saat ini sudah dirasa cukup.

Listyo juga menyampaikan bahwa gelar perkara kasus dugaan korupsi berupa gratifikasi terkait pengurusan penghapusan “red notice” atas nama Djoko Tjandra akan diadakan pekan depan. (ant)Djoko Tjandra



Apa Pendapatmu?